Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengintip Jejak Investor Asing di Jalan Tol Indonesia

Waskita tengah memproses divestasi kepemilikan saham di dua BUJT yaitu PT Waskita Sriwijaya Tol yang memiliki hak konsesi ruas tol Kayu Agung—Palembang—Betung dan PT Trans Jabar Tol pemilik ruas Ciawi—Sukabumi dengan panjang 112 kilometer kepada investor asing.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  13:13 WIB
Interchange di Jalan tol Kanci-Pejagan. Jalan tol ini dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, anak usaha PT Waskita Transjawa Roll Road. Waskita Toll Road memiliki 39,49 persen saham WTTR per 1 April 2020. - wtr.co.id
Interchange di Jalan tol Kanci-Pejagan. Jalan tol ini dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, anak usaha PT Waskita Transjawa Roll Road. Waskita Toll Road memiliki 39,49 persen saham WTTR per 1 April 2020. - wtr.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) siap menyambut kembali kedatangan investor asing lewat transaksi divestasi aset jalan bebas hambatan pada tahun ini.

Setidaknya saat ini sudah ada dua ruas jalan tol milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang akan dilego kepada investor luar negeri.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan pihaknya tengah memproses divestasi kepemilikan saham di dua BUJT yaitu PT Waskita Sriwijaya Tol yang memiliki hak konsesi ruas tol Kayu Agung—Palembang—Betung dan PT Trans Jabar Tol pemilik ruas Ciawi—Sukabumi dengan panjang 112 kilometer kepada investor asing.

Di dalam kedua BUJT tersebut, Waskita Karya memiliki porsi saham sebesar 98,19 persen.

Adapun, status dari ruas tol Kayu Agung—Palembang—Betung dan Ciawi—Sukabumi tersebut saat ini beroperasi sebagian yang ditargetkan pada 2021 sudah bisa beroperasi penuh.

“Yang kami tawarkan yang sudah beroperasi 100 persen karena investor pasti melihat tren trafiknya,” kata Destiawan, Kamis (21/1/2021).

Melihat ke belakang, perusahaan asal luar negeri sudah beberapa kali menanamkan modalnya di aset jalan tol Indonesia.

Paling baru, perusahaan asal Hong Kong yaitu Road King Infrastruktur lewat entitas anak PT Kings Key Limited mengakuisisi saham PT Waskita Toll Road sebesar 40 persen di PT Jasamarga Solo Ngawi dan PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri pada 2019.

Sebelumnya, perusahaan asal Filipina, Malaysia, Singapura, hingga Kanada juga pernah membeli hak konsesi di sejumlah jalan tol di Indonesia.

Penyertaan Modal Asing Langsung di Jalan Tol

Investor

Entitas BUJT

Nama Ruas

Porsi Kepemilikan

Metro Pacific Tollways Corp.

Marga Mandalasakti

Tangerang-Merak

15.69%

CMS Works International Ltd

Jasamarga Cengakeng Kunciran

Cengakreng-Kunciran

21.01%

Canada Pension Fund

Lintas Marga Sedaya

Cikopo-Palimanan

55%

Capital Advisors Partners Asia Pte Ltd

Margautama Nusantara

Pondok Aren-Serpong, Kebon Jeruk-Penjaringan, Jalan Tol Pettarani, Jalan Tol Seksi Empat Makassar (Kepemilikan tidak langsung)

25%

PT Kings Key Limited

Jasamarga Solo Ngawi

Solo-Ngawi

40%

PT Kings Key Limited

Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri

Ngawi-Kertosono

40%

Sumber: laman resmi BUJT, dioleh


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN jalan tol waskita karya investasi asing
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top