Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham ANTM hingga WIKA Terjun, Indeks LQ45 Terkulai

Sejumlah saham yang terkena auto reject bawah (ARB) menjadi penekan utama Indeks LQ45. Terpantau saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) paling lesu dengan penurunan 6,87 persen.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  16:55 WIB
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks LQ45 ditutup melemah pada perdagangan Selasa (19/1/2021) seiring dengan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Hari ini, IHSG ditutup koreksi 1,06 persen atau 67,98 poin menjadi 6.321,86. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 6.288,98-6.434,84.

Indeks LQ45 juga ditutup koreksi 0,92 persen atau 9,21 poin menuju 989,05. Hari ini, Indeks LQ45 berada di kisaran 982,99-1.009,04.

Saham PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) naik 6,06 persen atau 140 poin menjadi Rp2.450, tertinggi di antara anggota Indeks LQ45 lainnya. Selanjutnya, saham PT XL Axiata menguat 6,05 persen atau 150 poin menuju Rp2.630.

Sementara itu, sejumlah saham yang terkena auto reject bawah (ARB) menjadi penekan utama Indeks LQ45. Terpantau saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) paling lesu dengan penurunan 6,87 persen.

Selanjutnya, saham PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) turun 6,81 persen, saham PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) turun 6,79 persen, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) anjlok 6,67 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan kenaikan kasus Covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri menjadi sentimen penekan indeks hari ini, ditambah dengan kabar mutasi virus Covid-19 yang membuat pasar semakin khawatir.

Di sisi lain, Bursa Amerika Serikat pada Senin (18/1/2021) waktu setempat tengah libur dalam rangka memperingati hari Martin Luther King Jr. Pun, tak ada sentimen positif yang kuat baik secara global maupun domestik.

Secara teknikal IHSG sudah overbought, secara psikologis terjadi profit taking,” ungkapnya, Selasa (19/1/2021)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI antam lq45
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top