Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jual Saham Induk Indomaret (DNET), Grup Salim Kantongi Rp227,50 Miliar

Kepemilikan Grup Salim melalui PT Megah Eraraharja di PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) menciut dari 27,10 persen menjadi 26,60 persen.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  11:15 WIB
Direktur Utama Indoritel Makmur Internasional Haliman Kustedjo dalam paparan publik perseroan yang berlangsung di Jakarta, Senin (31/8 - 2020)
Direktur Utama Indoritel Makmur Internasional Haliman Kustedjo dalam paparan publik perseroan yang berlangsung di Jakarta, Senin (31/8 - 2020)

Bisnis.com, JAKARTA — Grup Salim melalui PT Megah Eraraharja melepas sebagian kepemilikan di induk Indomaret,  PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET), pada akhir 2020.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Selasa (4/1/2020), Megah Eraraharja yang juga merupakan pengendali Indoritel Makmur Internasional, melaporkan penjualan 70 juta lembar saham pada 22 Desember 2020. Harga penjualan per saham yakni Rp3.250.

Dengan demikian, Megah Eraraharja mengantongi Rp227,50 miliar dari pelepasan sebagian kepemilkan saham DNET tersebut. Jumlah saham dan persentase kepemilikan menciut menjadi 3,77 miliar lembar atau 26,60 persen.

“[Tujuan dari transaksi] penjualan saham. [Status kepemilikanP] langsung,” tulis Presiden Direktur Megah Eraraharja Adhi Indrawan dalam surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham DNET parkir di level Rp3.430 akhir sesi Senin (4/1/2021). Pergerakan harga saham dibuka melemah pada awal sesi Selasa (5/1/2021) ke level Rp3.420.

Sebagai catatan, Indoritel Makmur Internasional saat ini memiliki beberapa anak usaha dan entitas asosiasi yakni PT Mega Akses Persada (FiberStar), PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Fast Food Indonesia Tbk. (KFC), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (Sari Roti).

Berdasarkan laporan keuangan per September 2020, DNET membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 102,83 persen secara tahunan menjadi Rp316,51 miliar. Sayangnya, laba bersih menciut 72,92 persen year on year (yoy) menjadi Rp71,98 miliar pada kuartal III/2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konglomerat grup salim indoritel makmur indomaret
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top