Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid Meradang, Operasi Bursa New York Bakal Dilakukan dari Jarak Jauh Senin Depan

Kendati demikian, lantai perdagangan NYSE akan tetap terbuka dan terus mendukung semua aktivitas broker lantai NYSE.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  09:45 WIB
Indeks S&P 500 tergelincir dari level tertingginya dalam 7 pekan. / Reuters
Indeks S&P 500 tergelincir dari level tertingginya dalam 7 pekan. / Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa pekerjaan operasional di Bursa Efek New York untuk sementara dijalankan dari jarak jauh mulai Senin depan (28/12/2020) akibat wabah virus Corona yang masih berlangsung.

"Menanggapi perubahan dalam kondisi kesehatan masyarakat wilayah kota New York, operator pasar yang ditunjuk NYSE [DMM] untuk sementara akan kembali ke operasi jarak jauh [dengan pengecualian terbatas]," kata juru bicara NYSE dalam pernyataan e-mail yang dikutip dari Channel News Asia dan Reuters.

Lantai New York Stock Exchange (NYSE) dioperasikan oleh DMM Intercontinental Exchange Inc. Operator ini mengawasi perdagangan di 2.200 perusahaan yang terdaftar di bursa.

Negara bagian New York melaporkan 9.727 kasus Covid-19 dan 153 kematian pada hari Selasa, menurut penghitungan Reuters. Secara keseluruhan, negara bagian telah mencatat lebih dari 871.000 kasus dan lebih dari 36.000 kematian.

Lantai perdagangan NYSE akan tetap terbuka dan terus mendukung semua aktivitas broker lantai NYSE, tambah juru bicara itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as nyse Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top