Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos XL Axiata (EXCL) Harap Kerja Sama Frekuensi Berlaku untuk 4G

XL Axiata berharap agar regulasi turunan undang-undang no.11/2020 tentang Cipta Kerja juga mengatur mengenai berbagi spektrum frekuensi untuk 4G.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  20:14 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. menilai berbagi spektrum frekuensi untuk 4G menjadi solusi di tengah kebutuhan layanan data yang makin tinggi.

XL Axiata berharap agar regulasi turunan undang-undang no.11/2020 tentang Cipta Kerja juga mengatur mengenai berbagi spektrum frekuensi untuk 4G.

President Direktur PT XL Axiata Tbk. Dian Siswarini menilai bahwa aktivitas berbagi spektrum dapat membuat operator makin hemat dalam berinvestasi dan membuat harga layanan kepada pelanggan makin murah.

Dia berharap agar kerja sama berbagi spektrum juga diperbolehkan untik teknologi 4G, bukan hanya teknologi baru.

Sejak kemunculan 4G, XL telah berpikir agar pengembangan teknologi ini dapat dilakukan dengan bersama-sama, agar manfaat yang diterima masyarakat lebih baik secara kualitas dan harga.

“Kami juga berharap bahwa berbagi [spektrum ] ini tidak hanya digunakan untuk 5G namun juga untuk 4G, supaya pemanfaatannya ini bisa lebih maksimal,” kata Dian dalam acara diskusi virtual, Selasa (15/12/2020).

Dian menceritakan sebelum berbagi spektrum 5G ramai dibicarakan, perseroan telah mengkaji mengenai berbagi spektrum frekuensi untuk teknologi 4G. Eksplorasi tersebut dilakukan kurang lebih dalam 5 tahun terakhir.

Dian berpendapat bahwa spektrum yang ada untuk 4G saat ini belum cukup mengakomodasi kemungkinan kenaikan trafik yang tinggi. Pandemi Covid-19 telah membuat adopsi digital meningkat dengan sangat cepat, dan kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet yang stabil makin tinggi.

“Kalau kita hanya menunggu adanya 5G, barangkali pemenuhan kebutuhan tersebut tidak bisa diberikan secara cepat, akan lebih baik lagi kalau sharing itu bisa dilakukan di 4G, sehingga pemenuhan kebutuhan internet yang saat ini meningkat di masa pandemi itu bisa ditangani lebih awal,” kata Dian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata 4g penataan frekuensi Omnibus Law
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top