Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Masalah Teknis, Perdagangan Bursa Australia Dihentikan Sementara

ASX Ltd. mengatakan tengah bekerja untuk memperbaiki masalah tersebut, menurut pernyataan yang dikirim melalui email dari bursa. Indeks S&P/ASX 200 naik 1,2 persen pada 10.24 waktu setempat sebelum penghentian sementara.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 November 2020  |  07:50 WIB
ilustrasi Bursa Australia
ilustrasi Bursa Australia

Bisnis.com, JAKARTA - Perdagangan di bursa Australia dihentikan sementara setelah pembukaan pasar pada Senin (16/11/2020) setelah operator bursa menemukan masalah teknis pada data perdagangan.

Dilansir Bloomberg, ASX Ltd. mengatakan tengah bekerja untuk memperbaiki masalah tersebut, menurut pernyataan yang dikirim melalui email dari bursa. Indeks S&P/ASX 200 naik 1,2 persen pada 10.24 waktu setempat sebelum penghentian sementara.

Penghentian perdagangan bursa di sejumlah negara karena gangguan teknis juga terjadi pada tahun ini. Perdagangan di saham Bursa Efek Tokyo pernah dihentikan sepanjang hari pada 1 Oktober.

Perdagangan dihentikan menyusul masalah teknis yang disebabkan oleh gagalnya  peralihan yang ke unit cadangan menyusul kegagalan memori dalam sistem perdagangannya.

Sebelumnya, otoritas bursa Selandia Baru juga terpaksa menghentikan perdagangan saham selama empat hari pada bulan Agustus menusul serangan distributed denial of service (DDoS) oleh peretas terhadap situs bursa.

Sementara itu, perdagangan di semua papan perdagangan saham dan derivatif di pasar Euronext NV ditutup selama tiga jam pada akhir Oktober, sehingga memengaruhi aktivitas di Prancis, Belgia, Belanda, Portugal dan Irlandia. Hal ini disebabkan oleh masalah perangkat lunak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa australia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top