Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Lagi Turun Nih, Belanja Dulu Sebelum Libur Panjang

Bagi Anda yang sudah merencanakan agenda liburan, jangan lupa tetap memantau potensi investasi, seperti harga emas yang sedang dalam tren menurun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  09:42 WIB
Karyawan menunjukan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan menunjukan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. atau emas Antam pada hari ini, Senin (26/10/2020) terpantau turun menjelang libur panjang Oktober pada tanggal 28-30 Oktober 2020.

Bagi Anda yang sudah merencanakan agenda liburan, jangan lupa tetap memantau potensi investasi, seperti harga emas yang sedang dalam tren menurun. Harga emas yang turun bisa menjadi kesempatan untuk mengakumulasi.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat ukuran 1 gram dipatok Rp1.007.000 atau turun Rp1.000 dari harga hari kemarin.

Untuk emas satuan terkecil, 0,5 gram dibanderol Rp533.000. Ukuran 5 gram dibanderol seharga Rp4.815.000. Sementara itu, emas satuan 10 gram dan 25 gram masing-masing dijual seharga Rp9.565.000, dan Rp23.787.000.

Sementara itu, harga emas batangan 24 karat di Pegadaian terpantau cenderung tidak berubah pada hari ini, Senin (26/10/2020).

Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat ukuran paling kecil yakni 0,5 gram dan 1 gram hanya tersedia versi cetakan UBS, sedangkan cetakan Antam untuk kedua ukuran itu belum tersedia.

Harga emas 24 karat cetakan UBS ukuran 0,5 gram dipatok sebesar Rp555.000, sedangkan ukuran 1 gram dihargai Rp1.013.000.

Kemudian, untuk harga emas 24 karat ukuran 2 gram, emas cetakan Antam terpantau sebesar Rp2.036.000. Sementara, emas cetakan UBS untuk ukuran yang sama dihargai Rp2.002.000.

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 26 Oktober 2020
Ukuran (gram)Harga
0.5Rp533.500
1.0Rp1.007.000
5.0Rp4.815.000
10.0Rp9.565.000

Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, 26 Oktober 2020
UkuranHarga Emas AntamHarga Emas UBS
0.5Rp 0Rp 555.000
1.0Rp 0Rp 1.013.000
2.0Rp 2.036.000Rp 2.002.000
5.0Rp 5.013.000Rp 4.928.000
10.0Rp 9.978.000Rp 9.855.000

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka di bursa Comex untuk kontrak Desember 2020 melemah 0,22 persen atau 4,1 poin ke level US$1.901,1 per troy ons pada pukul 07.40 WIB.

Sementara itu, harga emas di pasar spot terpantau melemah 0,1 persen atau 1,96 poin ke level US$1.900,09 per troy ons.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menyampaikan harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook menguatnya dolar AS dibalik ketidakpastian stimulus AS. Selain itu, ada laporan yang mengatakan bahwa obat remdesivir dari Gilead Sciences telah diizinkan oleh FDA untuk penanganan virus corona.

Namun, penurunan harga emas berpeluang terbatas mengingat hasil poling sementara yang mengunggulkan Joe Biden menjelang pilpres AS dibalik janjinya yang akan mengeluarkan lebih banyak bantuan stimulus corona dibandingkan Trump.

"Selanjutnya fokus hari ini akan tertuju ke data penjualan rumah baru di AS yang dirilis pukul 21:00 WIB," paparnya dalam publikasi riset, Senin (26/10/2020).

Harga emas berpeluang untuk dijual selama harga masih tertahan bergerak di bawah level resisten di 1906 karena berpotensi turun untuk menguji level support di 1890.

Namun, jika harga terus bergerak naik hingga menembus ke atas level resisten di 1906, berpotensi untuk beli, karena harga emas dapat naik lebih lanjut membidik resisten di 1915

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam Liburan
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top