Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Tertekan, Astra Otoparts (AUTO) Tempuh Diversifikasi

Secara umum, kinerja pasar original equipment manufacturer membaik pada kuartal III/2020, namun masih belum pulih ke level yang sama dengan tahun lalu.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  11:28 WIB
Ilustrasi - astra.co.id
Ilustrasi - astra.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen dan distributor suku cadang kendaraan bermotor, PT Astra Otoparts Tbk., menerapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tekanan kinerja akibat dampak pandemi Covid-19.

President Director Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen Salim mengungkapkan kinerja segmen pasar original equipment manufacturer (OEM) membaik pada kuartal III/2020 dibandingkan dengan kuartal II/2020. Akan tetapi, kondisi masih belum kembali seperti tahun lalu.

Hamdhani mengatakan semua pemain komponen berusaha memaksimalkan kondisi yang ada dengan lebih fokus ke after market. Selain itu, mereka juga berupaya menambah ekspor meski tidak mudah karena semua negara tengah mengalami krisis.

Internally kami berusaha melakukan cost reduction dan juga mencoba diversifikasi ke komponen atau peralatan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (25/10/2020).

Dia memperkirakan kinerja pendapatan dan laba bersih pada 2020 akan turun signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Pihaknya menyatakan akan berusaha sekeras mungkin untuk mencapai yang terbaik dengan segala keterbatasan yang ada.

Berdasarkan laporan keuangan tidak diaudit periode kuartal III/2020, Astra Otoparts membukukan pendapatan Rp8,63 triliun per 30 September 2020. Posisi itu turun 25,78 persen dibandingkan dengan Rp11,62 triliun periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan dari pihak ketiga lokal sebagai kontributor utama tercatat turun 15,93 persen secara tahunan pada kuartal III/2020. Jumlah yang dikantongi emiten bersandi AUTO itu menyusut dari Rp6,46 triliun menjadi Rp5,43 triliun per 30 September 2020.

AUTO membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp242,92 miliar pada kuartal III/2020. Realisasi itu berbanding terbalik dari laba Rp512,26 miliar periode kuartal III/2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra otoparts Kinerja Emiten
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top