Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Obligasi Ritel ORI018 Laku Rp12,97 Triliun, Generasi Milenial Jadi Investor Terbesar

Dari total 26.160 investor, 35 persen diantaranya merupakan generasi milenial atau berusia di kisaran 20 hingga 40 tahun. Menyusul di belakangnya adalah Generasi X atau kelompok usia 41 – 55 tahun sebesar 34 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  18:51 WIB
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan resmi menetapkan hasil penjualan obligasi ritel seri ORI018 senilai Rp12,972 triliun pada Jumat (23/10/2020).

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Jumat (23/10/2020), sebagai instrumen SBN ritel ketiga yang ditawarkan di masa pandemi, ORI018 masih menunjukkan hasil penjualan yang sangat baik.

“Capaian ini terpenuhi meskipun ORI018 ditawarkan dengan kupon terendah sepanjang sejarah penerbitan SBN ritel dan dengan masa penawaran yang relatif singkat dibandingkan seri lainnya,” demikian kutipan keterangan resmi tersebut.

Generasi milenial mendominasi pembelian obligasi ritel tersebut. Dari total 26.160 investor, 35 persen diantaranya merupakan generasi milenial atau berusia di kisaran 20 hingga 40 tahun. Menyusul di belakangnya adalah Generasi X atau kelompok usia 41 – 55 tahun sebesar 34 persen.

Selanjutnya, generasi baby boomers atau kelompok usia 54 – 74 tahun mencakup 28 persen dari keseluruhan investor. Kelompok usia ini juga menjadi penyumbang volume pemesanan terbesar senilai Rp5,4 triliun atau 42 persen dari total pemesanan.

Selanjutnya, kelompok usia diatas 75 tahun menyumbang sebanyak 2 persen dari total keseluruhan investor disusul oleh generasi Z sebanyak 1 persen.

Adapun, berdasarkan profesi, sektor pegawai swasta masih menjadi kontributor investasi terbesar dengan 33 persen diikuti oleh wiraswasta sebanyak 31 persen. Kalangan ibu rumah tangga dan pelajar/mahasiswa mengikuti dibelakangnya dengan kontribusi masing-masing sebesar 11 perse dan 5 persen.

Sementara itu, jumlah investor baru ORI018 sebanyak 12.103 investor dengan jumlah nominal pembelian investor baru sebesar Rp5,18 triliun atau 40 persen dari total nominal ORI018. Sedangkan, sekitar 56 persen dari 26.160 total investor ORI018 merupakan investor yang sudah pernah membeli SBN ritel.

Pada penerbitan SBN Ritel ini, mitra distribusi (midis) dari sektor perbankan masih menguasai market share penjualan ORI018, baik dari nominal maupun jumlah investor. Sementara itu, meski tergolong pemain baru, midis fintech menunjukkan trend peningkatan hasil penjualan, terutama untuk menggarap investor pemula dengan rata-rata nilai investasi yang kecil.

“Perkembangan yang positif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan,” demikian dikutip dari keterangan resmi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi ritel indonesia generasi milenial
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top