Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Asia Berjaya, Bursa India Juga Ikut Menghijau

Sebanyak 19 indeks subsektor yang dikumpulkan oleh BSE Ltd mengalami kenaikan yang mayoritas dimotori oleh pergerakan saham perusahaan konsumer. Saham Tata Steel Ltd. and ICICI Bank Ltd menjadi top gainers utama indeks Sensex
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  13:44 WIB
Gedung National Stock Exchange (NSE) di Mumbai, India. - nseindia.com
Gedung National Stock Exchange (NSE) di Mumbai, India. - nseindia.com

Susul Wilayah Asia, Bursa India Ikut Menghijau

 

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar India menguat menyusul pergerakan pasar Asia yang mayoritas menghijau. Hal ini terjadi seiring dengan sikap investor yang memperhitungkan sentimen debat calon presiden Amerika Serikat hari ini dan hasil laporan keuangan perusahaan di negara tersebut

Berdasarkan laporan dari Bloomberg pada Jumat (23/10/2020), indeks S&P BSE Sensex terpantau menguat 0,4 persen ke posisi 40.732,98 hingga pukul 10.08 waktu Mumbai, India .Sementara itu, indeks Nifty 50 juga terpantau naik 0,5 persen.

Pergerakan ini membawa indeks Sensex mendekati posisi untuk menghapus kerugiannya tahun ini. Secara year to date (ytd), penurunan di bursa India kini hanya tinggal 1,3 persen.

Sebanyak 19 indeks subsektor yang dikumpulkan oleh BSE Ltd mengalami kenaikan yang mayoritas dimotori oleh pergerakan saham perusahaan konsumer. Saham Tata Steel Ltd. and ICICI Bank Ltd menjadi top gainers utama indeks Sensex.

Salah satu faktor penopang kenaikan indeks Sensex adalah pembukaan kembali kegiatan perekonomian di India yang dibarengi dengan penurunan angka infeksi harian virus corona. Hal tersebut pun berimbas pada naiknya capital inflow ke bursa India.

Meski demikian, sejumlah pengelola dana mengkhawatirkan pemulihan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan India pasca lockdown total yang dilakukan pemerintah setempat.

"Kondisi pasar saat ini telah kembali ke level sebelum pandemi, tetapi penerimaan terpantau menurun pada periode ini. Kami masih akan terus memantau perkembangan laporan perusahaan yang dirilis," ujar Aneesh Srivastava, Chief Investment Officer Star Health and Allied Insurance Co.

Sementara itu, 6 dari 13 konstituen indeks Nifty 50 yang telah merilis laporan keuangannya berhasil menyamai atau melebihi perkiraan awal para analis. Di sisi lain, sebanyak 7 perusahaan mencatatkan hasil di bawah perkiraan. Tech Mahindra Ltd., JSW Steel Ltd. dan Nestle India Ltd akan merilis laporan keuangannya pada Jumat ini waktu setempat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india bursa india
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top