Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bergejolak, ETF dan Reksa Dana Indeks Ikut Terjerembap

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) telah terkoreksi 18,62 persen sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) hingga 19 Oktober 2020.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  07:52 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Koreksi yang dialami indeks-indeks acuan sepanjang tahun ini membuat kinerja reksa dana indeks dan exchange trade fund (ETF) turut terjerembap.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) telah terkoreksi 18,62 persen sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) hingga 19 Oktober 2020.

Nasib yang sama juga dialami oleh dua indeks yang paling populer untuk acuan reksa dana indeks dan ETF yakni indeks LQ45 dan indeks IDX30. Masing-masing tercatat turun 22,08 persen dan 22,52 persen dalam periode yang sama.

Adapun mengacu pada laporan Infovesta Utama, dari 44 produk ETF berbasis saham dan 32 reksa dana indeks yang terdaftar seluruhnya kompak mencatatkan kinerja negatif sepanjang tahun berjalan.

Produk reksa dana indeks Insight Indeks IDX30 terbitan PT Insight Investments Management mencetak kinerja paling baik di antara produk lainnya dengan imbal hasil -19,99 persen secara year to date.

Disusul oleh reksa dana Mandiri Indeks LQ45 dari PT Mandiri Manajemen Investasi dengan kinerja -20,02 persen ytd., kemudian reksa dana Panin Sri-Kehati dengan imbal hasil -20,04 persen.

Sementara untuk produk ETF, produk PT Bahana TCW Investment Management yakni Bahana ETF Bisnis 27 berada di urutan paling atas dengan kinerja -17,66 persen sekaligus menjadi satu-satunya yang outperform IHSG.

Berikutnya, berturut-turut ada produk ETF MNC36 Likuid dengan kinerja -18,72 persen dan Pinnacle Enhanced Liquid ETF dengan imbal hasil -18,89 persen dalam periode yang sama. Adapun peringkat ini tidak memasukkan produk yang baru terbit di 2020.

 

Top 10 ETF Saham Secara Year to Date (hingga 19 Oktober 2020)

ETFPenerbitImbal Hasil
Bahana ETF Bisnis 27PT Bahana TCW Investment Management-17,663601
ETF MNC36 LikuidPT MNC Asset Management-18,721901
Pinnacle Enhanced Liquid ETFPT Pinnacle Persada Investama-18,899799
Batavia Smart Liquid ETFPT Batavia Prosperindo Aset Manajemen-19,0161
Batavia Sri Kehati ETFPT Batavia Prosperindo Aset Manajemen-19,017599
Pinnacle Core High Dividend ETFPT Pinnacle Persada Investama-19,750999
Premier ETF Indonesia ConsumerPT Indo Premier Investment Management-19,7903
Premier ETF SRI-KEHATIPT Indo Premier Investment Management-19,796801
Ashmore ETF LQ45 AlphaPT Ashmore Asset Management Indonesia-20,3332
Pinnacle Enhanced Sharia ETFPT Pinnacle Persada Investama-20,333401
Pinnacle Indonesia Large Cap ETFPT Pinnacle Persada Investama-20,339001

*Keterangan: tidak termasuk ETF yang baru terbit di 2020

 

Top 10 Reksa Dana Indeks Secara Year to Date (hingga 19 Oktober 2020)
Reksa Dana IndeksPenerbitImbal Hasil
Insight Indeks IDX30PT Insight Investments Management-19,996201
Mandiri Indeks LQ45PT Mandiri Manajemen Investasi-20,0259
Panin Sri-KehatiPT Panin Asset Management-20,043699
Insight Sri Kehati Likuid I Sri LikuidPT Insight Investments Management-20,1143
RHB Sri Kehati Index FundPT RHB Asset Management Indonesia-20,2099
Ayers Asia Asset Management Equity Index Sri KehatiPT Ayers Asia Asset Management-20,285
BNP Paribas Sri KehatiPT BNP Paribas Investment Partners-20,3515
Syailendra Sharia Index JIIPT Syailendra Capital-20,409599
Cipta Syariah IndeksPT Ciptadana Asset Management-20,494801
RHB JII FundPT RHB Asset Management Indonesia-20,5404
Pinnacle Indonesia Large Cap ETFPT Pinnacle Persada Investama-20,339001

*Keterangan: tidak termasuk reksa dana indeks yang baru terbit di 2020

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana etf
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top