Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Tahan Suku Bunga 4 Persen, IHSG Siap Reli 7 Sesi!

Pukul 14.33 WIB, IHSG naik 0,67 persen atau 34,08 poin menjadi 5.127,19. Sebelumnya, sejak pagi IHSG cenderung bergerak di zona merah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  14:39 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat seiring dengan pengumuman Bank Indonesia memertahankan suku bunga acuan pada Selasa (13/10/2020).

Pukul 14.33 WIB, IHSG naik 0,67 persen atau 34,08 poin menjadi 5.127,19. Sebelumnya, sejak pagi IHSG cenderung bergerak di zona merah. Sepanjang hari ini, indeks berfluktuasi di rentang 5.064,17 - 5.129,7.

Bila ditutup menguat, hari ini IHSG akan mencatatkan reli 7 sesi beruntun. Kenaikan IHSG dimulai pada pekan lalu saat pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Direktur Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan perkembangan pola gerak IHSG saat ini terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.

Potensi kenaikan IHSG masih terlihat untuk jangka pendek, jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir belum ada perubahan.

"Pada Selasa (13/10/2020), IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau dalam rentang 4.889 - 5.123," paparnya,

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 12 dan 13 September 2020, memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 4,00 persen.

Dengan demikian, BI juga menahan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75 persen.

"Keputusan ini mempertimbangkan perlunya jaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah inflasi yang rendah," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam paparan hasil RDG, Selasa (13/10/2020).

Keputusan ini sejalan dengan konsensus Bloomberg di mana mayoritas ekonom memprediksi suku bunga acuan tetap. Dari 22 ekonom, dan hanya 2 ekonom yang memproyeksi suku bunga acuan turun ke level 3,75 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bank indonesia Omnibus Law
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top