Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stimulus Pajak Properti Diusulkan, Ini Respons Pakuwon Jati (PWON)

Sepanjang semester I/2020, PWON telah mengantongi angka prapenjualan sebesar Rp501 miliar atau separuh dari target sepanjang 2020 sebsear Rp1,06 triliun. 
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 20 September 2020  |  18:33 WIB
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pakuwon Jati Tbk. menilai penurunan tarif pajak properti akan memicu minat masyarakat terhadap produk properti sehingga bisa mendorong kinerja perseroan. 

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Minarto Basuki mengatakan, pihaknya mendukung usulan pemberian keringanan pajak yang disampaikan Realestat Indonesia (REI). Minarto menambahkan, bila usulan REI terealisasi, hal itu akan menjadi stimulus  bagi industri properti.

“Keringanan pajak akan memberi tambahan positif baik bagi para pelaku pasar properti maupun para konsumen,” katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (20/9/2020).

Minarto melanjutkan, meski akan menimbulkan positif, perusahaan belum dapat memastikan sebesar apa dampak yang akan ditimbulkan dari rencana aturan ini terhadap angka penjualan propertinya. 

Dia beralasan, masih ada aspek-aspek pendukung lainnya seperti kemudahan bank memberikan persetujuan KPR (kredit pemilikan rumah), kemudahan aspek perizinan, dan lainnya.

Salah satu upaya yang ditempuh PWON untuk meningkatkan penjualan adalah memfokuskan dari persediaan yang sudah ada serta menunda pembangunan proyek-proyek baru.

"Kami juga membentuk struktur permodalan dan neraca yang prudent," katanya.

Selain itu, perusahaan juga akan tetap membentuk struktur penerimaan yang berimbang dari segmen pendapatan berulang (recurring income) dan sektor pengembangan properti. 

Hal ini dilakukan dengan mengembangkan pusat perbelanjaan dan proyek residensial di sekitarnya baik di Surabaya maupun Jakarta. 

"Kami juga akan tetap aktif membeli lahan baik di wilayah sekitar proyek maupun di lokasi lain agar land bank perusahaan tetap terjaga," jelasnya. 

Sepanjang semester I/2020, PWON telah mengantongi angka prapenjualan sebesar Rp501 miliar dari target tahun 2020 senilai Rp1,06 triliun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Kinerja Emiten pakuwon jati
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top