Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Empat Hari Reli, Level IHSG Tertinggi Sejak 6 Maret

IHSG ditutup di level 5.371,47, menguat 0,58 persen dibandingkan dengan posisi kemarin. IHSG dibuka di posisi 5.340,33 dan bergerak di rentang 5.325,49 hingga 5.371,47 sepanjang perdagangan hari ini.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  15:11 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak kenaikan empat hari berturut-turut setelah ditutup menguat 31,14 poin atau 0,58 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (27/8/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 5.371,47, level tertinggi sejak 6 Maret 2020. IHSG dibuka di posisi 5.340,33 dan bergerak di rentang 5.325,49 hingga 5.371,47 sepanjang perdagangan hari ini.

Total perdagangan saham mencapai 16,96 miliar lembar saham dengan volume transaksi Rp10,26 triliun. Kapitalisasi pasar saham tercatat Rp6.249,90 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk.-emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar- menjadi pemimpin penguatan indeks dengan kenaikan 4,10 persen. Kemudian disusul saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk. dan PT Bentoel International Investama Tbk. yang masing-masing menguat 4,2 persen dan 25,00 persen.

Sementara itu, dua saham bank milik negara menjadi pemberat indeks. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. turun 1,07 persen sedangkan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. lungsur 0,79 persen. 

Secara umum, sebanyak 199 saham menguat, 237 saham melemah, dan 262 saham stagnan pada perdagangan hari ini. Adapun secara sektoral, sebanyak 5 sektor menguat dan 5 sektor melemah. 

Di sisi lain,  Bursa Asia ditutup dengan hasil variatif seiring dengan sikap pelaku pasar yang menanti pidato Gubernur The Federal Reserve (The Fed) jerome Powell

Indeks Topix Jepang ditutup terkoreksi 0,53 persen di posisi 1.615,89. Hal serupa juga terjadi pada indeks Kospi Korea Selatan yang menurun 1,05 persen di posisi 2.344,45.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong terpantau terkoreksi 0,89 persen di level 25.263,80. Indeks Shanghai Composite mengalami kenaikan 0,52 persen di 3.346,94 Adapun, indeks S&P/ASX 200 menguat tipis sebesar 0,16 persen dan parkir di posisi 6.126,19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top