Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Dibuka Menguat, Saham BMRI dan TLKM Memimpin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 8,92 poin ke posisi 5.352,67 pada pembukaan pedagangan hari ini, Kamis (27/8/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  09:04 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka 8,92 poin atau 0,17 persen ke level 5.352,67 pada perdagangan hari ini, Kamis (27/8/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka di level 5.340,22 dan bergerak di rentang 5.339,33 sampai dengan 5.352,14 dalam semenit perdagangan. 

Sebanyak 184 saham menguat, 262 saham melemah, dan 252 saham stagnan dibandingkan dengan penutupan kemarin. Pada perdagangan Rabu, (26/8/2020), IHSG ditutup di level 5.340,33, menguat super tipis 0,03 persen atau 1,44 poin.

Sejak awal pekan, IHSG telah mencetak kenaikan beruntun selama tiga hari perdagangan.Tren ini bagai kelanjutan tren pekan sempurna pada 10-14 Agustus 2020 lalu yang mana IHSG mencetak kenaikan lima sesi beruntun dalam sepekan. 

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. menjadi pemimpin  penguatan indeks dengan kenaikan masing-masing 1,60 persen dan 1,34 persen. Kedua saham tersebut masuk dalam daftar 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar alias big caps.

Secara sektoral, saham-saham di sektor consumer dan infrastruktur menjadi penopang penguatan indeks dengan kenaikan 0,25 persen dan 0,28 persen. Sementara itu saham-saham di sektor pertambangan menjadi pemberat indeks dengan koreksi 0,21 persen.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan rentang gerak IHSG hingga saat ini terlihat masih cukup terbatas. Level resisten atau batas atas kenaikan berikutnya sedang berusaha digapai dalam beberapa waktu mendatang.

Menurut William, upaya untuk menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik masih cukup besar mengingat kuatnya fundamental perekonomian Indonesia.

"Pada Kamis (27/8/2020), IHSG berpotensi terkonsolidasi dalam rentang 5.102 - 5.378," paparnya.

Sementara itu, Pilarmas Sekuritas memperkirakan IHSG akan diperdagangkan di rentang 5.280 hingga 5.360 pada perdagangan hari ini. Pilarmas menyebut pelaku pasar akan cenderung wait and see karena menunggu hasil pertemuan bulanan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top