Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Butuh Modal, Merdeka Copper Gold (MDKA) Rilis Obligasi Rp300 Miliar

MDKA akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp300 miliar.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  08:37 WIB
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Tri Boewono (tengah) berbincang dengan Wakil Presiden Direktur Richard Bruce Ness (kiri), Direktur Independen Chrisanthus Supriyo (kedua kiri), Direktur Michael W.P. Soeryadjaya (kedua kanan) dan Direktur  David Thomas Fowler (kanan), usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, di Jakarta, Selasa(18/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Tri Boewono (tengah) berbincang dengan Wakil Presiden Direktur Richard Bruce Ness (kiri), Direktur Independen Chrisanthus Supriyo (kedua kiri), Direktur Michael W.P. Soeryadjaya (kedua kanan) dan Direktur David Thomas Fowler (kanan), usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, di Jakarta, Selasa(18/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan mineral, PT Merdeka Copper Gold Tbk., akan menerbitkan obligasi Rp300 miliar untuk kebutuhan modal kerja.

Dilansir dari prospektus singkat perseroan Rabu (26/8/2020), emiten berkode saham MDKA itu akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp300 miliar.

Surat utang itu terdiri atas dua seri, yaitu seri A senilai Rp149 miliar dengan kupon sebesar 8,25 persen yang jatuh tempo 16 September 2021 atau bertenor 367 hari kalender, dan seri B senilai Rp151 miliar dengan bunga 10,25 persen dan jatuh tempo 9 September 2023 atau bertenor 3 tahun.

Adapun, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkat idA atau Single A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk penerbitan obligasi itu.

PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Sucor Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi. Wali amanat dipegang oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

MDKA akan menggunakan dana hasil penawaran itu setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan atau entitas usaha.

“Akan digunakan oleh sebagai modal kerja, meliputi antara lain pembayaran kepada pemasok, karyawan, konsultan-konsultan serta pembayaran beban keuangan, dalam rangka mendukung kegiatan usaha Perseroan dan/atau Perusahaan Anak,” tulis manajemen Merdeka Copper Gold dikutip, Rabu (26/8/2020).

Perseroan akan melakukan masa penawaran umum obligasi pada 4 dan 7 September 2020 dengan target pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 September 2020.

Untuk diketahui, obligasi itu merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) melalui Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahun 2020 dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1,7 triliun.

Pada akhir Juli, perseroan telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2020 senilai Rp1,4 triliun.

Adapun, MDKA akan menggunakan seluruh dana yang dihimpun dari Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2020 untuk pembayaran sebagian jumlah pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas US$100 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi emiten tambang merdeka copper
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top