Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Siap Produksi Vaksin Covid, IHSG Diproyeksi Menguat

Hari ini pergerakan IHSG akan ditopang oleh sentimen stabilnya kondisi perekonomian Indonesia pasca rilis data produk domestik bruto (PDB).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  05:48 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen kesiapan Indonesia untuk memproduksi vaksin virus corona akan menjadi salah satu katalis positif penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (6/8/2020).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, hari ini pergerakan IHSG akan ditopang oleh sentimen stabilnya kondisi perekonomian Indonesia pasca rilis data produk domestik bruto (PDB).

Selain itu, kabar holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) yang siap untuk memproduksi vaksin Covid-19 secara massal turut menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG William memperkirakan, peluang kenaikan IHSG hari ini masih terbuka lebar selama support level dapat dipertahankan dengan baik.

Ia menambahkan, jika IHSG terkoreksi wajar, maka para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

"Pergerakan IHSG hari ini diproyeksikan berada di kisaran 4.821 - 5.188," katanya dalam riset harian.

Adapun saham-saham yang layak dicermati hari ini adalah KLBF, KAEF, AALI, GGRM, ICBP, TLKM, ASRI, BBNI, dan JSMR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top