Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Terus Pantau Stimulus Baru, Wall Street Berakhir Menguat

indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,62 persen ke level 26.828,47 pada akhir perdagangan Selasa (4/8/2020), sementara indeks S&P 500 naik 0,36 persen ke 3.306,51.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  06:05 WIB
Bursa AS. - Reuters
Bursa AS. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat karena investor mencoba mengukur prospek stimulus baru untuk meredam dampak  virus corona terhadap perekonomian.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,62 persen ke level 26.828,47 pada akhir perdagangan Selasa (4/8/2020), sementara indeks S&P 500 naik 0,36 persen menjadi 3.306,51 dan Nasdaq Composite naik 0,35 persen ke 10.941,17.

Perusahaan energi memimpin penguatan karena minyak mentah naik. Di sisi lain sektor keuangan melemah, tertekan American International Group Inc. yang melemah setelah membukukan kerugian US$7,9 miliar.

Dengan S&P 500 kurang dari 3 persen dari level tertingginya sebelum pandemi, para investor ekuitas AS terus memantau upaya-upaya pemerintah untuk menegosiasikan paket bantuan baru yang dianggap banyak orang sebagai kunci untuk menjaga perekonomian.

Tekanan terus meningkat ketika para negosiator berusaha memperkecil jarak yang masih ada antara Partai Republik dan Demokrat.

"Kami melihat pasar saham makin berisiko setelah stimulus fiskal tampak memudar," ujar ahli strategi BlackRock Investment Institute dalam sebuah catatan seperti dikutip dari Bloomberg.

Dia menambahkan, data ketenagakerjaan AS akan menjadi fokus minggu ini seiring dengan jurang fiskal yang melebar dan penyebaran virus corona di kawasan Sunbelt, negara bagian yang membentang dari tenggara hingga barat daya AS.

Sementara itu, indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah0,07 persen atau 0,25 poin ke level 363,39 setelah sempat menguat hingga level 365.92 di awal perdagangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top