Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Kembali Koreksi, Ini Saham Pilihan MNC Sekuritas

Pergerakan IHSG pada Senin ditutup melemah sebesar 2,8 persen ke 5.006 dan mencapai level terendahnya kemarin di 4,928.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  06:48 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (4/8/2020).

Dalam laporan hariannya, Tim Riset MNC Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG pada Senin (3/8/2020) melemah sebesar 2,8 persen ke 5.006 dan mencapai level terendahnya kemarin di 4,928.

Pada perdagangan hari ini, Senin (3/8/2020), MNC Sekuritas mengatakan selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5,030, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5.

Riset tersebut menyatakan, dengan tertembusnya support 5,030, maka IHSG sedang mengawali fase koreksi untuk membentuk wave 4 pada skenario biru atau membentuk wave A dari wave (B) pada skenario merah.

“Kami memperkirakan IHSG rentan untuk melanjutkan koreksinya terlebih dahulu dalam jangka pendek,” demikian kutipan riset tersebut.

Sementara itu, Tim Riset MNC Sekuritas juga menyatakan, target koreksi IHSG berada pada range 4.900-5.000. Setelahnya, IHSG berpeluang menguat membentuk wave [b] ke area 5.020-5.070. 

Level support IHSG yang ditetapkan MNC Sekuritas hari ini berada di level 4.977 dan 4.878 sementara resistance pada kisaran 5.030, hingga 5.100. 

MNC Sekuritas juga merekomendasikan trading buy dan sell untuk sejumlah saham. Berikut adalah penjelasannya:

BBNI - Buy on Weakness (Rp4.440)

Kemarin (3/8), BBNI bergerak terkoreksi 3,5 persen ke level Rp4.440 disertai dengan tekanan jual yang relatif besar. Pada skenario biru kami memperkirakan BBNI sudah berada di akhir wave (iii) dari wave [c] dari wave 4, sehingga koreksi BBNI relatif terbatas dan berpotensi menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave (iv).

Buy on Weakness: Rp4.370-Rp4.440

Target Price: Rp4.490, Rp4.540

Stop loss: below Rp4.320

MAPI - Buy on Weakness (Rp650)

MAPI kembali terkoreksi pada perdagangan kemarin (3/8) sebesar 5,1 persen dan ditutup ke level Rp650. Kami perkirakan pergerakan MAPI saat ini sudah berada di akhir wave v dari wave (c) dari wave [a], sehingga koreksi MAPI akan cenderung terbatas dan berpeluang bergerak menguat untuk membentuk wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: Rp620-Rp650

Target Price: Rp700, Rp765

Stop loss: below Rp600

CPIN - Buy on Weakness (Rp5.925)

Kemarin (3/8), CPIN terkoreksi 4,8 persen disertai dengan tekanan jual yang cukup besar ke level Rp5.925. Kami memperkirakan CPIN sedang membentuk wave (c) dari wave [b] dari wave 5, sehingga CPIN masih rentan untuk terkoreksi kembali. Setelah terkonfirmasi membentuk wave (c) dari wave [b], maka CPIN berpeluang berbalik menguat membentuk wave [c] dari wave 5.

Buy on Weakness: Rp5.675-Rp5.750

Target Price: Rp6.400, Rp6.800

Stop loss: below Rp5.525

PGAS - Sell on Strength (Rp1.200)

Pergerakan PGAS kemarin (3/8) terkoreksi signifikan sebesar 5,1 persen ke level Rp1.200, namun koreksi PGAS tertahan oleh MA20. Selama PGAS tidak mampu menguat di atas Rp1.280 kembali, maka saat ini posisi PGAS sedang berada di awal fase koreksinya untuk membentuk wave (B). Level koreksi PGAS terdekatnya kami perkirakan berada pada level Rp1.170 dan selanjutnya pada Rp1.050.

Sell on Strength: Rp1.200-Rp1.250

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top