Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kimia Farma (KAEF) Mampu Cetak Laba Rp48,57 Miliar

Berdasarkan laporan keuangannya, PT Kimia Farma Tbk. mampu membukukan kenaikan laba sebesar 1,7 persen secara year on year (yoy) yakni dari Rp47,75 miliar menjadi Rp48,75 miliar per akhir semester I/2020.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  15:42 WIB
Kantor Pusat PT Kimia Farma Tbk. di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. - kimiafarma.co.id
Kantor Pusat PT Kimia Farma Tbk. di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. - kimiafarma.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk. berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp48,57 miliar pada semester I/2020.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, realisasi itu naik tipis 1,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp47,75 miliar.

Adapun, pertumbuhan laba itu didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 3,6 persen menjadi Rp4,68 triliun dari perolehan sebelumnya pada semester I/2019 sebesar Rp4,52 triliun.

Beban pokok penjualan emiten berkode saham KAEF itu juga naik tipis menjadi sebesar Rp2,89 triliun dibandingkan dengan enam bulan pertama 2019 sebesar Rp2,86 triliun.

Selain itu, beban usaha perseroan juga naik 4 persen dari sebelumnya sebesar Rp1,44 triliun menjadi sebesar Rp1,51 triliun pada semester I/2020.

Di sisi lain, total aset perseroan menyusut menjadi Rp17,51 triliun per 30 Juni 2020 dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2019 sebesar Rp18,35 triliun. Adapun, total kas setara kas perseroan juga turun ke posisi Rp617,29 miliar dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2019 sebesar Rp1,36 triliun.

Sementara itu, total liabilitas emiten pelat merah itu turun menjadi Rp10,58 triliun yang terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp7,05 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp3,52 triliun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

farmasi Kinerja Emiten kimia farma
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top