Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Topline Naik Pesat, Bottomline M Cash (MCAS) Masih Loyo

Dari sisi topline, perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 44,8 persen year on year, dari Rp4,6 triliun menjadi Rp6,1 triliun pada semester I/2020.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  14:05 WIB
Digital Kiosk M Cash - mcash.id
Digital Kiosk M Cash - mcash.id

Bisnis.com, JAKARTA — Pendapatan PT M Cash Integrasi Tbk. melesat sepanjang paruh pertama 2020 di tengah kondisi pandemi. Meskipun demikian, laba perseroan terpantau menyusut akibat margin yang terkikis.

Dari sisi topline, perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 44,8 persen year on year, dari Rp4,6 triliun pada semester I/2019 menjadi Rp6,1 triliun pada semester I/2020.

Perseroan menyatakan pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh jumlah total titik distribusi yang tumbuh 96,2 persen year on year menjadi 184.710 pada semester I/2020 dari yang sebelumnya 94.130 titik.


Di sisi lain, perseroan menyebut margin laba kotor pada semester I/2020 berada di bawah tekanan sebagian besar karena kontribusi yang lebih lambat dari segmen digital product aggregator yang diperbesar.

"Ini mengingat adanya peningkatan dalam upaya pemasaran dan promosi untuk melindungi pangsa pasar di tengah kondisi makro yang sulit," ungkap perseroan dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2020)

Hasilnya, margin laba kotor turun dari 3,2 persen menjadi 1,7 persen secara year on year. Kemudian margin laba operasi turun dari 2,0 persen menjadi 0,9 persen.


Hal ini diimbangi dengan peningkatan efisiensi operasi dengan rasio biaya operasional terhadap pendapatan turun dari 1,2 persen menjadi 0,8 persen.

Sementara itu, laba bersih semester I/2020 turun 41,4 persen yoy menjadi Rp53,2 miliar. MCAS terus mempertahankan posisi keuangan yang kuat dengan posisi kas bersih senilai Rp281 miliar pada periode yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten Kinerja Emiten
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top