Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Trinitan Metal (PURE) Kesulitan Ekspor Selama Pandemi

Manajemen emiten berkode saham PURE itu melaporkan perseroan kesulitan melakukan ekspor karena beberapa Negara masih melakukan lockdown akibat Covid-19 dan harga komiditas timah masih lemah.
PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. (PURE). Istimewa
PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. (PURE). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Trinitan Metals And Minerals Tbk. kesulitan melakukan ekspor komoditas timah selama masa pandemi Covid-19.

Manajemen emiten berkode saham PURE itu melaporkan perseroan kesulitan melakukan ekspor karena beberapa Negara masih melakukan lockdown akibat Covid-19 dan harga komiditas timah masih lemah.

“Hal ini menggangu cash flow perusahaan untuk pembelian bahan baku dan diperparah juga kondisi yang masih berlangsung,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi dikutip pada Kamis (23/7/2020).

Manajemen memperkirakan dengan gangguan operasional yang tengah terjadi pendapatan perseroan bakal terkoreksi 51 persen sampai 75 persen. Dengan demikian, laba bersih PURE berpotensi turun lebih dari 75 persen.

Selain itu, perseroan juga kesulitan memenuhi kewajiban sebesar Rp521 miliar. Manajemen telah mengajukan relaksasi bunga dan cicilan utang ke pihak bank. “Kami meminta penurunan bunga disesuaikan dengan kemampuan perseroan dan melakukan penundaan pembayaran suku bunga (defered),” imbuh manajemen.

PURE pun mengakui pandemi Covid-19 berdampak pada permasalahan hukum yang bersifat material seperti somasi atau tuntutan hukum karena wanprestasi.

Emiten tambang itu juga telah melakukan penjadwalan ulang kepada pemasok yang sudah jatuh tempo dengan jangka waktu yang lebih panjang. PURE berupaya melakukan efisiensi biaya di semua departeman perseroan. Misalnya dengan efisiensi pada produksi baik dalam penggunaan bahan baku, bahan pembantu maupun tenaga kerja.

Saat ini jumlah karyawan PURE mencapai 169 orang dari posisi 219 pada tahun lalu. “Perseroan beroperasi masih terbatas sehingga karyawan diberikan 6 hari untuk bekerja dari rumah secara bergantian dilakukan pemotongan gaji 20 persen dan THR diangsur selama 4 bulan,” kata manajemen.

Pada sesi II perdagangan pukul 13.43 harga saham PURE terpantau turun 0,48 persen ke posisi Rp118 per saham. Investor memperdagangkan sebanyak 252 kali dengan volume mencapai 1,82 juta saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper