Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Piutang Bakal Cair, Begini Rencana Jasa Marga (JSMR) dan Wijaya Karya (WIKA)

Secara keseluruhan, total uang pemerintah kepada BUMN yang belum dibayar mencapai Rp116 triliun. Ada 9 BUMN yang masih menunggu pembayaran utang tersebut
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  12:22 WIB
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. berniat menggunakan dana hasil pembayaran piutang pemerintah untuk melunasi utang bank dan modal kerja perseroan. Kedua badan usaha milik negara (BUMN) berharap piutang segera bisa dicairkan.

Kepastian pembayaran piutang pemerintah diputuskan dalam rapat antara Kementerian BUMN dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu (15/7/2020).

Jasa Marga memiliki piutang Rp5,02 triliun yang digunakan untuk pembayaran kekurangan porsi pemerintah dalam pembelian lahan 2016-2020. Adapun piutang WIKA hanya sebesar Rp58 miliar yang juga digunakan untuk dana talangan tanah.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan piutang ke pemerintah itu terkait dana talangan pembebasan lahan. Perseroan mengharapkan dana itu dapat segera cair.

“Kami pendanaannya menggunakan pinjaman perbankan, apabila terdapat pelunasan dananya langsung kami gunakan untuk melunasi pinjaman bank,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (16/7/2020).

Eka menyebut cairnya piutang akan mengurangi tekanan untuk pembayaran bunga. Dengan demikian, likuiditas emiten berkode saham JSMR itu menjadi lebih terjaga.

Di lain pihak, Direktur Keuangan Wijaya Karya Ade Wahyu mengatakan berharap pemerintah bisa membayar utang pada tahun ini  atau paling lambat kuartal IV/2020.

Ade mengatakan pencairan dana talangan itu akan berdampak positif kepada perseroan. WIKA juga telah memiliki rencana penggunaan. “Dananya akan digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (16/7/2020).

Secara keseluruhan, total uang pemerintah kepada BUMN yang belum dibayar mencapai Rp116 triliun. Ada 9 BUMN yang masih menunggu pembayaran utang tersebut, yaitu PLN, Pertamina, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, Waskita Karya, Jasa Marga, KAI, Hutama Karya, dan Perum Bulog.

Utang tersebut berasal dari dana talangan tanah, konstruksi proyek infrastruktur, dan penugasan program  public service obligation, subsidi, dan  penugasan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga wijaya karya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top