Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR EMITEN: Menguji Taji Emiten Konsumer, TURI Pangkas Capex

Berita mengenai fokus ujian ketangguhan emiten barang konsumsi dari efek domino pandemi Covid-19, salah satunya, menjadi topik halaman market, portofolio, dan investasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (26/6/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  05:58 WIB
Tunas Ridean.  - turi
Tunas Ridean. - turi

Bisnis.com,JAKARTA- Berita mengenai fokus ujian ketangguhan emiten barang konsumsi dari efek domino pandemi Covid-19, salah satunya, menjadi topik halaman market, portofolio, dan investasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (26/6/2020).

Berikut ringkasan topiknya:

Menguji Taji Emiten Konsumer. Efek domino pandemi Covid-19 kian memukul perekonomian Indonesia hingga terperosok ke ambang jurang resesi. Risiko itu menguji ketangguhan emiten sektor barang konsumsi yang kerap disebut sebagai sektor defensif di tengah gejolak perekonomian.

Pada kuartal II/2020, pemerintah memproyeksi ekonomi Indonesia tumbuh -3,8 persen. Dalam skenario terburuk, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2020 bisa menyentuh -1,6 persen. Apabila itu terjadi, secara teknikal, Indonesia mengalami resesi.

TURI Pangkas Capex. Sejalan dengan menurunnya kinerja penjualan kendaraan sejak awal tahun, PT Tunas Ridean Tbk. menggencarkan strategi efi siensi dan digitalisasi, serta memangkas belanja modal untuk bertahan di masa sulit.

Laris Manis Obligasi Ritel. Permintaan atas instrumen investasi Obligasi Negara Indonesia seri ORI017 mengalir deras seiring dengan adanya penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia. Pemerintah pun percaya diri target penjualan Rp10 triliun bisa tercapai.

WIKA Yakin Segera Pulih. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengaku optimistis masih memiliki prospek kinerja positif dalam jangka panjang untuk dapat kembali meningkatkan peringkat perseroan, walau baru saja Moody’s menurunkan rating utang emiten konstruksi itu

Gerak Rupiah Terbatas. Menutup perdagangan akhir pekan, nilai tukar rupiah atas dolar AS diprediksi tidak banyak berubah dari posisinya pada penutupan perdagangan Kamis (25/6).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rupiah Pertumbuhan Ekonomi aksi emiten
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top