Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 25 Juni 2020

Rupiah diprediksi menguat dengan pergerakan di kisaran Rp14.100 s.d Rp14.150 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  15:25 WIB
Karyawati menghitung uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati menghitung uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Sempat dibuka menguat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencatat pelemahan pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (25/6/2020).

Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,11 persen atau 15 poin ke level Rp14.115 per dolar AS pagi ini. Namun di akhir sesi I, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 20 poin atau 0,14 persen ke level Rp14.150 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,146 poin atau 0,15 persen ke level 97,294 pada pukul 11.28 WIB.

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.231 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (25/6/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.231 per dolar AS, melemah 71 poin atau 0,5 persen dari posisi Rp14.160 pada Rabu (24/6/2020).

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan mata uang garuda berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6/2020). 

“Rupiah kemungkinan masih akan menguat di level 14.100-14.150,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2020).

Ibrahim menyebut pergerakan laju nilai rupiah akan dipengaruhi beberapa sentimen dari luar negeri dan dalam negeri. Dari faktor eksternal, pelaku pasar dinilai sudah lega melihat tensi hubungan AS dan China yang mengendur.

Sebelumnya, Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro membuat kegaduhan dengan mengatakan bahwa kesepakatan dagang AS-China sudah selesai. Pernyataan Gedung Putih terkait tidak ada gelombang serangan kedua Covid-19 di AS juga cukup membuat lega pelaku pasar. 

Di sisi lain, proposal paket stimulus senilai US$1,5 triliun untuk pembangunan infrastruktur diperkirakan bakal berjalan mulus. Di Eropa, berbagai indikator seperti indeks manufaktur dan penjualan rumah menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi. 

Di dalam negeri, kondisi perekonomian Indonesia masih tergolong lebih baik dibandingkan dengan negara lain di tengah pandemi virus corona. Kondisi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih mampu tumbuh sebesar 2,97 persen pada kuartal I/2020.

Ibrahim mengakui, perekonomian pada kuartal II/2020 akan mengalami kontraksi seiring penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun, kontraksi diestimasi tidak terlalu parah sehingga apa yang ditakutkan oleh pemerintah maupun Bank dunia tidak akan terjadi.

“Kenapa tidak takut ? karena pemerintah kembali melonggarkan PSBB, perkantoran, Mall dan pasar sudah kembali beraktifitas,” ujar Ibrahim. 

Di samping itu, pemerintah juga memperpanjang stimulus terutama dibidang kesehatan, bantuan langsung tunai, dan bantuan sosial hingga akhir 2020 untuk menjaga daya beli masyarakat. 

Secara bersamaan Bank Indonesia terus berupaya untuk menstabilkan mata uang garuda yang dalam bulan-bulan terakhir ini masih cukup stabil tidak jauh dari 14.000. BI juga dinilai mampu mengendalikan inflasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah termasuk OJK dan LPS untuk menentukan bauran kebijakan demi menjaga kedaulatan ekonomi. 

“Salah satu bauran kebijakan yang sudah dijalankan adalah penurunan suku bunga, suku bunga kredit  dan menjaga inflasi agar tetap rendah dan terkendali,” tukas Ibrahim.

15:05 WIB

Kurs Rupiah Ditutup Melemah 45 Poin

Pergerakan nilai tukar rupiah berakhir melemah 45 poin atau 0,32 persen ke level Rp14.175 per dolar AS, saat indeks dolar AS naik 0,15 persen atau 0,144 poin ke posisi 97,292.

14:36 WIB

Kurs Rupiah Melemah 22 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 22 poin atau 0,16 persen ke level Rp14.152 per dolar AS, saat indeks dolar AS menguat 0,20 persen atau 0,191 poin ke posisi 97,339.

13:42 WIB

Pukul 13.18 WIB:  Rupiah Melemah 22 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 22 poin atau 0,16 persen ke level Rp14.152 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,176 poin atau 0,18 persen ke level 97,324 pada pukul 13.30 WIB.

11:43 WIB

Pukul 10.36 WIB:  Rupiah Melemah 20 Poin

Ninlai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 20 poin atau 0,14 persen ke level Rp14.150 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,146 poin atau 0,15 persen ke level 97,294 pada pukul 11.28 WIB.

10:16 WIB

Pukul 10.08 WIB:  Rupiah Terpantau Stagnan

Ninlai tukar rupiah di pasar spot terpantau stagnan di posisi Rp14.130 per dolar AS pada pukul 10.08 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,134 poin atau 0,14 persen ke level 97,282 pada pukul 10.03 WIB.

09:05 WIB

Pukul 09.00 WIB:  Rupiah Dibuka Menguat 15 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 0,11 persen atau 15 poin ke level Rp14.115 per dolar AS pagi ini.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,07 poin atau 0,07 persen ke level 97,218 pada pukul 08.52 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top