Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Minyak Tertekan Ancaman Corona Muncul Lagi

Harga minyak kembali turun akibat kekhawatiran kemunculan corona yang menekan permintaan
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  06:19 WIB
Harga Minyak Tertekan Ancaman Corona Muncul Lagi
Sebuah soket pompa yang pernah digunakan untuk membantu mengangkat minyak mentah dari sumur Eagle Ford Shale, Dewitt County, Texas, Amerika Serikat. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Minyak melanjutkan penurunan harga pada pekan lalu dengan tanda-tanda penyebaran virus corona di China sehingga memicu kenaikan konsen di Amerika Serikat.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (15/6/2020), Bursa Berjangka di New York mencatatkan penurunan harga minyak sebesar 1,9 persen.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun menjadi US$35,65 pada Bursa New York. Level tersebut lebih rendah dibandingkan dengan harga pada Jumat (13/6/2020) yakni US$36,26 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun menjadi US$38,20 per barel atau lebih rendah dari posisi sebelumnya yakni US$38,73 per barel.

Terkait dengan penyebaran virus corona, bank sentral AS mempertingatkan bahwa pandemi akan menyebabkan kerusakan berkepanjangan terhadap ekonomi AS bersamaan dengan ketakutan akibat munculnya gelombang kedua penyebaran virus. Tercatat, kasus baru masih muncul di AS.  

Selain di AS, Beijing, China menutup pusat pasokan terbesar untuk komoditas buah dan sayuran dan melakukan karantina wilayah di dekat permukiman setelah beberapa orang di pasar grosir terkonfirmasi mengidap corona.

Adapun, menurut data Baker Hughes Co, angka rig di Texas Barat dan New Mexico turun empat unit menjadi 137 pada pekan lalu. Angka ini selisih tipis dengan jumlah rig pada 2016 yakni tiga unit. Hal itu jga menandai penurunan dalam 13 pekan secara berturut-turut karena pengeksplor minyak menurunkan kegiatannya karena pandemi merontokkan permintaan minyak.

Negara pengekspor minyak (OPEC) akan mengkaji pasar pada pekan ini di tengah pemangkasan produksi dan harga yang masih rendah. Kajian juga akan dilakukan Agensi Energi Internasional (IEA) dan perusahaan minyak asal Inggris, BP Plc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak harga minyak brent Virus Corona harga minyak mentah wti

Sumber : Bloomberg

Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top