Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Matahari Department Store (LPPF) Kembali Buka Gerai di Jabodetabek

Hingga esok, Selasa (16/6/2020), jumlah gerai Matahari yang dibuka kembali mencapai 141 gerai. Manajemen menyebut telah melalui pemeriksaaan hingga 133 kali oleh otoritas setempat dengan tingkat kepatuhan 100 persen. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan perseroan dalam menerapkan protokol kesehatan dan keamanan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  17:54 WIB
Peresmian gera Matahari di Batam City, Kepulauan Riau. - matahari.co.id
Peresmian gera Matahari di Batam City, Kepulauan Riau. - matahari.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten ritel PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) mengumumkan pembukaan kembali gerainya secara berhati-hati di area Jabodetabek dimulai hari ini, Senin (15/6/2020).

CEO Matahari Terry O’Connor mengatakan pembukaan kembali gerai Matahari di Indonesia telah dimulai secara bertahap dengan pembukaan kembali 24 gerai di awal Mei dan mencapai 95 gerai pada saat Lebaran. Dia menjabarkan, pembukaan kembali di tanggal 15 dan 16 Juni ini akan mencapai 141 gerai dari total 153 gerai kami per tanggal 16 Juni.

“Selama fase pembukaan kembali ini, Matahari telah diperiksa oleh otoritas setempat sebanyak 133 kali dengan tingkat kepatuhan 100 persen atas keamanan staf dan pelanggan yang merupakan prioritas utama kami,” jelasnya dikutip dari siaran pers perseroan, Senin (15/6/2020).

Emiten Grup Lippo tersebut juga menyatakan akan membuka lagi gerainya di Bogor, Jawa Barat yang akan menambah jumlah gerai yang beroperasi jelang pelonggaran pembatasan sosial berskala besar di kawasan tersebut.  

Saat ini, perseroan tengah memprioritaskan untuk membantu rantai pasokan dengan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pasokan produk lokal yang tidak bisa didapatkan selama periode pembatasan sosial.

Selanjutnya, gerai Matahari disebutkan telah diperlengkapi dengan peralatan untuk menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan pelanggan serta staf, dengan menerapkan kehati-hatian yang terukur saat membuka gerainya.

Hal ini antara lain meliputi jarak aman, perlengkapan peralatan pencegahan seperti sekat pelindung di meja kasir, tanda jaga jarak aman, sterilisasi produk, thermometer, masker, hand sanitizer, serta langkah-langkah rekomendasi terbaik agar perseroan dapat terus melayani pelanggan secara aman.

Matahari juga telah mengadopsi langkah-langkah belanja aman yang terdiri dari beberapa komitmen yakni menyediakan kasir khusus untuk keluarga dan lansia dan mendahulukan pekerja medis sebagai apresiasi untuk tenaga kesehatan.

Perseroan juga menyortir ulang tata letak yang lebih efisien untuk produk primer dan kebutuhan bayi berada di lokasi yang mudah didapatkan serta memastikan toko aman untuk berbelanja dengan penerapan sistem jaga jarak di dalam toko.

Adapun, Matahari belum merilis data laporan keuangan per 31 Maret 2020 hingga saat ini. Namun, dikutip dari pemberitaan sebelumnya, perseroan memproyeksikan penurunan laba bersih konsolidasi untuk kuartal pertama tahun ini mencapai lebih dari 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu akibat dari pandemi Covid-19.

Perusahaan juga memperkirakan penurunan total pendapatan konsolidasi kurang dari 25 persen pada triwulan pertama tahun ini terhadap total penjualan pada periode tahun sebelumnya.

Di lantai bursa, sentimen pembukaan mal membuat pergerakan saham LPPF ditutup pada zona hijau. Pada Senin (15/6/2020), emiten ritel penghuni indeks IDX High Dividend 20 tersebut sudah melaju 1,35 persen atau 20 poin ke level Rp1.500. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mal matahari department store Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top