Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Tahun Jadi Penghuni BEI, Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Naik Kelas

Emiten berkode saham IPCC itu pindah ke papan utama terhitung mulai, Jumat (29/5/2020) atau sekitar 2 tahun setelah melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2018.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  12:59 WIB
Petugas mengatur alur mobil-mobil yang siap diekspor di Dermaga PT Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Selasa (12/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Petugas mengatur alur mobil-mobil yang siap diekspor di Dermaga PT Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Selasa (12/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. mengalami perpindahan dari papan pencatatan dari papan pengembangan ke papan utama setelah 2 tahun melantai di Bursa Efek Indonesia.

Emiten berkode saham IPCC itu pindah ke papan utama terhitung mulai, Jumat (29/5/2020) atau sekitar 2 tahun setelah melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2018.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Ade Hartono mengatakan pencapaian itu akan menjadi pemacu semangat bagi jajaran Direksi dan Manajemen untuk dapat bekerja keras secara giat dan efektif.

“Untuk mencapai hasil yang optimal dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham IPCC dan juga para stakeholder lainnya,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (2/6/2020).

Arif Isnawan, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis sekaligus Plt. Direktur Keuangan Indonesia Kendaraan Terminal mengatakan berkomitmen untuk memberikan kinerja yang baik kepada pemegang saham. Di tengah kondisi perlambatan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, IPCC menurutnya mampu mempertahankan kinerjanya.

“Ke depan, berbagai upaya perbaikan dan pengembangan bisnis baik dari sisi core business maupun secara digital hingga optimalisasi sistem internal di antaranya digitalisasi pembayaran, implementasi billing system, dan lainnya menjadi tantangan bagi IPCC,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Teknik Indonesia Kendaraan Terminal Bunyamin Sukur mengatakan perubahan papan pencatatan tersebut menunjukkan bahwa IPCC memiliki prospek yang sangat baik. Oleh karena itu, pengembangan optimalisasi pelayanan dan sistem yang saling terintegrasi terus diupayakan oleh perseroan.

Sebagai catatan, terdapat beberapa kriteria agar emiten dapat masuk ke dalam papan utama di BEI. Persyaratan itu antara lain operasional di bisnis inti yang sama dengan kurun waktu minimal 3 tahun terakhir, membukukan laba pada 1 tahun terakhir, laporan keuangan audit minimal 3 tahun terakhir, dan opini laporan keuangan wajar tanpa syarat dalam 2 tahun terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham indonesia kendaraan terminal IPCC Terminal
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top