Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Sampoerna Agro (SGRO) Malah Susut 88 Persen

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020 yang dipublikasikan Rabu (6/5/2020), Sampoerna Agro melaporkan penjualan Rp903,87 miliar. Pencapaian itu naik 19,36 persen dibandingkan dengan Rp757,25 miliar periode yang sama tahun lalu.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  14:33 WIB
CEO PT Sampoerna Agro Tbk. Marc Stephan Louis Louette. - LinkIn
CEO PT Sampoerna Agro Tbk. Marc Stephan Louis Louette. - LinkIn

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten perkebunan PT Sampoerna Agro Tbk. membukukan penurunan laba bersih 88,20 persen secara tahunan pada kuartal I/2020.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020 yang dipublikasikan Rabu (6/5/2020), Sampoerna Agro melaporkan penjualan Rp903,87 miliar. Pencapaian itu naik 19,36 persen dibandingkan dengan Rp757,25 miliar periode yang sama tahun lalu.

Secara detail, produk kelapa sawit sebagai kontributor utama penjualan perseroan menyumbangkan Rp875,55 miliar sepanjang Januari 2020—Maret 2020. Realisasi itu naik 19,14 persen dari Rp734,91 miliar pada kuartal I/2019.

Selain itu, penjualan lain-lain perseroan juga naik signifikan 26,82 persen secara year on year (yoy) pada kuartal I/2020. Jumlah yang dikantongi emiten berkode saham SGRO itu naik dari Rp22,33 miliar per 31 Maret 2019 menjadi Rp28,32 miliar.

Sementara itu, beban pokok penjualan perseroan naik 2,70 secara yoy pada kuartal I/2020 menjadi Rp632,07 miliar. Dengan demikian perseroan mencetak kenaikan laba bruto 91,70 persen menjadi Rp271,80 miliar per 31 Maret 2020.

Kendati demikian, perseroan mencatatkan kenaikan signifikan dalam pos beban lainnya. Jumlah yang dikeluarkan naik dari Rp724 juta menjadi Rp124,38 miliar.

Dalam catatan laporan keuangan kuartal I/2020, SGRO menjelaskan bahwa beban lainnya terutama merupakan rugi selisih kurs dan rugi yang belum direalisasi atas nilai wajar terkait dengan transaksi kontrak forward jangka pendek produk minyak sawit oleh entitas anak.

Selain beban lainnya yang naik signifikan, perseroan juga mencatatkan beban pajak penghasilan senilai Rp24,26 miliar pada kuartal I/2020. Kondisi itu berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya karena SGRO membukukan manfaat pajak penghasilkan Rp386 juta.

Dengan demikian, SGRO mencetak laba beriode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp423 juta pada kuartal I/2020. Realisasi itu turun 88,20 persen dibandingkan dengan Rp3,58 miliar periode yang sama tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten sawit Kinerja Emiten sampoerna agro
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top