Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi Rokok Stabil, Saham Produsen Rokok Masih Layak Dikoleksi

Kinerja produsen rokok dinilai tidak akan terganggu dengan penerapan sosial berskala besar (PSBB) karena angkutan logistik masih diperbolehkan beroperasi sehingga distribusi produk ke konsumen tidak terganggu.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 29 April 2020  |  21:37 WIB
Buruh melakukan pelintingan sigaret kretek tangan (SKT) di sebuah pabrik rokok, di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (31/8/2016). - Antara/Yusuf Nugroho
Buruh melakukan pelintingan sigaret kretek tangan (SKT) di sebuah pabrik rokok, di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (31/8/2016). - Antara/Yusuf Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen rokok dinilai masih layak jadi pegangan investor seiring dengan permintaan produk tembakau yang stabil.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji merekomendasikan “hold” sembari “maintain buy” bagi dua emiten produsen rokok yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP). 

Nafan menilai bisnis emiten produsen rokok cenderung tahan banting di tengah kondisi saat ini. Menurutnya, baik dari sisi produksi maupun distribusi tak akan terlalu terganggu oleh pembatasan-pembatasan yang ada.

“Logistik kan boleh jalan, toko swalayan tetap buka, berarti distribusi ke konsumen tidak terganggu,”ujar Nafan ketika dihubungi Bisnis, Rabu (29/4/2020)

Dia juga menyebut emiten rokok akan mampu menghadapi tantangan perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat pandemi, apalagi ada dukungan dari stimulus fiskal yang dikeluarkan pemerintah. Nafan juga melihat tren pendapatan maupun laba bersih para produsen rokok masih positif.

“Harga rokok tidak mengalami kenaikan dan selama ini demand tetap stabil didukung inovasi produk. Sehingga saya rasa emiten rokok akan mampu bertahan dengan baik,” imbuhnya.

Adapun jika berniat untuk mengoleksi saham keduanya, dia menyarankan beli di rentang 42.500—43.500 untuk GGRM dengan target profit di level 44.575, 48.700 dan 66.125. Sementara untuk HMSP buy area di rentang 1.510—1.540 dengan target profit 1.660, 1.820, 2.190 and 2.550.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri rokok rekomendasi saham hm sampoerna gudang garam Cukai Rokok
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top