Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Corona, Ekspor Kendaraan Tetap Tumbuh. Toyota Masih Memimpin

Angka ekspor kendaraan melalui PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengalami kenaikan seiring dengan pertumbuhan nilai ekspor kendaraan dan bagiannya dari Indonesia selama triwulan I/2020. Pabrikan Toyota masih menjadi eksportir sebesar sejauh ini.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 18 April 2020  |  08:40 WIB
Petugas memasukkan mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang siap diekspor ke dalam kapal di IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2017). - Bisnis.com
Petugas memasukkan mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang siap diekspor ke dalam kapal di IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2017). - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Angka ekspor kendaraan melalui PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengalami kenaikan seiring dengan pertumbuhan nilai ekspor kendaraan dan bagiannya dari Indonesia selama triwulan I/2020. Pabrikan Toyota masih menjadi eksportir sebesar sejauh ini.

Sebelumnya, sepanjang triwulan pertama 2020 layanan bongkar muat ekspor kendaraan CBU yang ditangani oleh IPCC meningkat 17,33 persen dari 67.051 unit completely buifd up (CBU) di sepanjang triwulan pertama 2019 menjadi 78.668 unit CBU di 3 bulan pertama tahun ini.

Dilansir dari keterangan pers yang diterima pada Sabtu (18/4/2020), dari sisi brand kendaraan CBU, merek Toyota masih menguasai pangsa pasar ekspor CBU. Sepanjang triwulan I/2020, pabrikan asal Jepang ini telah melakukan ekspor sebanyak 43.295 unit kendaraan CBU-nya dengan kontribusi sebesar 55,04 persen dari total ekspor unit CBU yang melalui IPCC.

Jumlah ekspor tersebut mengalami kenaikan 3,84 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Meski secara jumlah menguasai pangsa pasar ekspor unit CBU, pertumbuhan tersebut masih lebih rendah dibandingkan ekspor dari pabrikan otomotif lainnya,” demikian kutipan laporan tersebut.

Pabrikan otomotif Jepang lainnya yang mengalami pertumbuhan tinggi ekspor CBU sepanjang triwulan I/2020 adalah Suzuki yang naik 47,46 persen sebanyak 12.530 unit dan Mitsubishi naik 15,29 persen sebanyak 17.034 unit. Adapun Suzuki dan Mitsubishi memiliki porsi ekspor unit CBU masing-masing sebesar 15,93 persen dan 21,65 persen.

Sementara itu, pabrikan lain yang juga mengalami kenaikan pengiriman ekspor sepanjang triwulan pertama 2020 antara lain, Honda sebanyak 1.833 unit dari sebelumnya tidak ada ekspor di sepanjang triwulan pertama 2019; di susul Chevrolet (menggunakan Wuling Almaz) sebanyak 426 unit dari sebelumnya tidak ada pengiriman di tahun lalu; dan Nissan yang melakukan ekspor 11 unit CBU nya dari periode yang sama di tahun sebelumnya hanya 1 unit.

Berjalannya layanan bongkar muat ekspor dan impor di tengah pandemi virus corona (covid-19) memperlihatkan masih adanya permintaan kendaraan secara global, terutama di sekitar Timur Tengah dan Amerika Latin dimana sebelumnya permintaan akan ekspor unit CBU ke wilayah tersebut masih rendah.

“Meskipun sejumlah negara memberlakukan lockdown atas aktivitas manusianya namun, untuk layanan bongkar muat kendaraan masih dapat berlangsung,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ekspor Mobil IPCC Terminal
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top