Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Batu Bara Dingin, Dividen Bukit Asam (PTBA) Berpotensi Turun

Harga komoditas, termasuk batu bara saat ini masih belum bangkit dan cenderung turun cukup dalam.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  20:03 WIB
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Arviyan Arifin memberikan keterangan saat paparan kinerja di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Arviyan Arifin memberikan keterangan saat paparan kinerja di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk. mengantisipasi potensi penurunan kinerja pada tahun ini yang akan berimbas pada potensi penurunan dividen.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Hadis Surya Palapa menyampaikan saat ini perseroan sedang mewaspadai sejumlah skenario terburuk sebagai dampak dari kondisi ekonomi saat ini.

Dia mengatakan bahwa harga komoditas, termasuk batu bara saat ini masih belum bangkit dan cenderung turun cukup dalam. Hal ini pun diperkirakan akan memengaruhi kemampuan perseroan mencetak laba.

“Potensi penurunan dividen sangat mungkin terjadi karena harga komoditas, termasuk batu bara sampai saat ini turun cukup dalam dan laba akan tergerus,” katanya kepada Bisnis, Jumat (20/3/2020).

Meski begitu, perseroan tetap mencari cara guna menyiasati kondisi tersebut. Salah satu strategi utama perseroan untuk saat ini adalah melakukan efisiensi di semua lini operasional.

Selama dua tahun terakhir perseroan selalu membagikan deviden dalam porsi cukup besar. Pada 2017 dan 2018, rasio pembagian deviden emiten berkode saham PTBA ini mencapai 75 persen.

Tahun ini perseroan belum mengumumkan berapa besar porsi pembagian dividen. Adapun, pada 2019 perseroan membukukan laba bersih senilai Rp4,05 triliun, turun dari perolehan pada 2018 senilai Rp5,12 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara dividen bukit asam
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top