Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Victoria Sekuritas Andalkan Bisnis Penjaminan Emisi

Penurunan transaksi broker dinilai tidak berdampak pada kinerja Victoria Sekuritas
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  18:22 WIB
Foto multiple exposure layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Foto multiple exposure layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Victoria Sekuritas Indonesia mengandalkan bisnis penjaminan emisi sebagai salah satu strategi dalam menjaga profitabilitas perseroan di tengah penurunan transaksi broker. 

Direktur Victoria Sekuritas Wisnu Widodo mengatakan gejolak pasar yang terjadi belakangan ini mengakibatkan penurunan transaksi hampir pada semua sekuritas di Indonesia, termasuk Victoria Sekuritas

 “Secara akumulasi mengalami penurunan, tapi impact-nya tidak terlalu besar karena mayoritas investor kami ritel. Jadi masih lebih sustain,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (18/3/2020)

Meskipun demikian, kata Wisnu, pihaknya tetap memasang strategi untuk bertahan antara lain mengoptimalkan manajemen risiko dan menjaga progress bisnis penjaminan emisi baik dari obligasi maupun penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Pipeline kita jaga agar terus berjalan, kayak misalkan proyek-proyek IPO dan bonds tetep sesuai rencana bisnis kita,” tuturnya. 

Tercatat, saat ini Victoria Sekuritas tengah menangani 1 mandat surat utang yakni Obligasi berkelanjutan II Tahap III Bank Victoria yang direncanakan terbit awal April mendatang, serta 3 mandat IPO yang rencananya melantai pada semester I/2020. 

Wisnu optimistis kondisi pasar akan membaik setelah wabah corona atau Covid-19 tertangani. Dia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan regulator seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurutnya, sejauh ini BEI dan OJK telah menerapkan kebijakan yang cukup baik untuk meredam agar pasar tidak semakin jauh terkoreksi. “Cuma ya memang market-nya lagi seperti ini, paling tidak upaya-upayanya kita apresiasi,” kata Wisnu.

Pihaknya juga terus mengkomunikasikan perkembangan terkini kepada para nasabahnya sekaligus melakukan penilaian profil nasabah secara berkala.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG ipo sekuritas
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top