Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surya Esa (ESSA) Jajaki Pendanaan US$450 juta

Entitas anak usaha emiten pemurnian dan pengolahan gas alam, PT Surya Esa Perkasa Tbk., berencana untuk menerbitkan global bond atau mencari pinjaman perbankan sebesar US$450 juta untuk refinancing utang.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 16 Februari 2020  |  17:51 WIB
Ilustrasi: Ammonia Plant - phxequip.com
Ilustrasi: Ammonia Plant - phxequip.com

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas anak usaha emiten pemurnian dan pengolahan gas alam, PT Surya Esa Perkasa Tbk., berencana melakukan pencarian dana sebesar  US$450 juta untuk refinancing utang melalui penerbitan obligasi global atapun pinjaman perbankan.

Mengutip keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui anak usahanya PT Panca Amara Utama (PAU), emiten berkode saham ESSA tersebut berencana mengemisi obligasi valas atau mengambil pinjaman bank sebesar-besarnya US$450 juta dengan maksimum jatuh tempo 7 tahun sejak diterbitkan, yaitu pada 2027.

Berdasarkan laporan keuangan 2019 yang saat ini dalam proses penyusunan, nilai rencana transaksi ini diperkirakan lebih dari 50 persen nilai ekuitas perseroan.

“Rencana transaksi ini dilaksanakan dalam rangka pembiayaan kembali atau refinancing seluruh utang PAU kepada International Finance Corporation dan sisanya untuk modal kerja secara umum,” tulis manajeman PT Surya Esa Perkasa Tbk. seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Minggu (16/2/2020).

Adapun, kupon obligasi atau bunga pinjaman tersebut diperkirakan berada dalam kisaran setinggi-tingginya sebesar 7,5 persen per tahun. Perseroan akan menunjuk beberapa pihak yang akan menawarkan dan atau bertindak sebagai pembeli awal atas surat utang yang diterbitkan ini.

Selain itu, perseroan juga berencana untuk meminta restu para pemegang saham dengan mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa pad 24 Maret 2020 mendatang.

Di sisi lain, ESSA menilai penerbitan surat utang atau aksi pinjaman ini akan memberikan beberapa manfaat bagi PAU, antara lain menambah likuiditas dan fleksibilitas untuk melaksanakan strategi bisnis, dan diversifikasi pendanaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surya esa perkasa
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top