Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Analis: IHSG Berusaha Keluar dari Fase Konsolidasi Wajar

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks bergerak pada rentang 5.889 - 6.123.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  05:35 WIB
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2 - 2020). ANTARA / Reno Esnir
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2 - 2020). ANTARA / Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG berpeluang naik pada perdagangan hari ini, Rabu (12/2/2020), dan melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin. 

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks bergerak pada rentang 5.889 - 6.123.

Menurutnya, saat ini IHSG masih berusaha untuk keluar dari fase konsolidasi wajarnya. “Memanfaatkan momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor, mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend,” katanya dalam keterangan tertulis.

Apalagi, lanjutnya, capital inflow yang masih tercatat secara year to date, menunjukkan bahwa minat investor asing masih cukup besar ke pasar modal Indonesia. “Hari ini IHSG berpotensi menguat.”

William menyarankan investor untuk mencermati saham-saham berikut: BBCA, BBNI, JSMR, BMRI, BBRI, TLKM, HMSP, UNVR, GGRM, dan SMRA.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG kemarin ditutup menguat tipis 0,04 persen atau 2,31 poin ke level 5.954,4 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelum naik tipis, pergerakan indeks pada Selasa (11/2) dibuka menguat 0,19 persen atau 11,47 poin di posisi 5.963,55. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.945,05 – 5.979,57.

Sebanyak 6 dari 9 sektor menetap di wilayah positif, dipimpin oleh aneka industri tambang yang menguat 0,64 persen dan properti yang naik 0,51 persen. Tiga sektor lainnya melemah, didorong sektor aneka industri yang melemah 1,2 persen.

Sebanyak 183 saham menguat, 209 saham melemah, dan 286 saham stagnan dari 678 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPS) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing naik 7,54 persen dan 0,65 persen menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top