Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ciputra Wafat, BEI: Kami Sangat Kehilangan Pengusaha Luar Biasa

I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Chairman dan pendiri Ciputra Group Ir Ciputra pada pukul 01.05 waktu Singapura, Rabu (27/11/2019).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 November 2019  |  11:47 WIB
Chairman Ciputra Group, Ciputra menjawab pertanyaan mahasiswa baru dalam seminar wirausaha bertajuk Membangun Karakter Manusia Jaya, di Universitas Pembangunan Jaya Bintaro, Jakarta, Rabu (16/8). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Chairman Ciputra Group, Ciputra menjawab pertanyaan mahasiswa baru dalam seminar wirausaha bertajuk Membangun Karakter Manusia Jaya, di Universitas Pembangunan Jaya Bintaro, Jakarta, Rabu (16/8). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku pasar modal Indonesia sangat kehilangan sosok Ir Ciputra seorang pengusaha yang dikenal sebagai begawan properti Indonesia.

I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Chairman dan pendiri Ciputra Group Ir Ciputra pada pukul 01.05 waktu Singapura, Rabu (27/11/2019).

“[Kami] sangat kehilangan seorang enterpreneur yang luar biasa. Sangat mengejutkan sekali, mudah-mudahan apa yang sudah beliau ciptakan—yang lebih penting bagaimana sepak terjang beliau menjadi pengusaha, melihat usahanya bertumbuh dan bertahan dalam kondisi apapun—bisa menjadi warisan untuk kita semua,” kata Nyoman di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Nyoman berharap apa yang diwariskan oleh Pak Ci, begitu sapaan akrabnya, dapat dicontoh oleh pengusaha Indonesia. Terlebih mengenai tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan semangat enterpreneruship untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Itu yang kami harapkan menjadi refleksi buat para pengusaha yang ada di Indonesia, terutama pengusaha muda,” imbuh Nyoman.

Dr. (HC) Ir. Ciputra berpulang pada usia 88 tahun. Generasi pertama arsitek Indonesia ini meninggal dunia di Singapura, Rabu (27/11/2019) dini hari.

Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 ini punya banyak kelebihan yang bisa ditiru generasi saat ini. Salah satunya soal intuisi dan investasi. 

Dia terkenal sebagai pengusaha properti yang sukses dengan kelompok usaha antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Selain itu, dia sebagai pendiri dan pencetus Taman Impian Jaya Ancol, Bumi Serpong Damai, Pondok Indah, dan Bintaro.

Pak Ci juga dikenal sebagai seorang filantropis, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra, pendiri Universitas Pembangunan Jaya, dan penggerak Universitas Tarumanegara.

Rencananya, Pak Ci akan dimakamkan di Tanah Air. Adapun  jadwal pemakaman akan diberitahukan lebih lanjut setelah jenasah tiba di Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra bei
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top