Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah BI Melemah 6 Poin, Won Korea Selatan Terloyo di Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (20/11/2019) di level Rp14.097 per dolar AS, melemah 6 poin atau 0,04 persen dari posisi Rp14.091 pada Selasa (19/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 November 2019  |  11:27 WIB
Mata uang Asia - ilustrasi
Mata uang Asia - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (20/11/2019) di level Rp14.097 per dolar AS, melemah 6 poin atau 0,04 persen dari posisi Rp14.091 pada Selasa (19/11/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.167 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.026 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp141.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah tipis 6 poin atau 0,04 persen ke level Rp14.097 per dolar AS pada pukul 11.07 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (19/11/2019), nilai tukar rupiah ditutup di level Rp14.091 per dolar AS dengan depresiasi sebesar 12 poin atau 0,09 persen, pelemahan hari kedua berturut-turut.

Sebelum kembali melemah pada Rabu (20/11), pergerakan nilai tukar rupiah sempat bangkit dengan dibuka terapresiasi 6 poin atau 0,04 persen di posisi 14.085. Sepanjang perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak di level 14.085-14.097 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia mayoritas ikut melemah, dipimpin won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,25 persen terhadap dolar AS pada pukul 11.08 WIB (lihat tabel).

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPergerakan (persen)
Won Korea Selatan1.170,66-0,25
Peso Filipina50,921-0,11
Rupee India71,7700-0,07
Yuan Offshore China7,0327-0,07
Ringgit Malaysia4,1597-0,06
Dolar Singapura1,3615-0,04
Rupiah14.097-0,04
Yuan Onshore China7,0303-0,04
Baht Thailand30,192-0,02
Dolar Taiwan30,467+0,12
Yen Jepang108,48+0,05
Dolar Hong Kong7,8276+0

Dilansir dari Bloomberg, mayoritas mata uang Asia melemah setelah Senat AS pada Selasa (19/11) dengan suara bulat meloloskan rancangan undang-undang (RUU) untuk mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong.

Di samping itu, Senat AS juga memperingatkan China atas tindak kekerasan terhadap demonstran.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau naik tipis 0,03 persen atau 0,032 poin ke level 97,888 pada pukul 10.59 WIB dari level penutupan Senin (18/11).

Pada perdagangan Selasa (19/11), indeks dolar mampu membukukan sedikit kenaikan 0,062 poin atau 0,06 persen dan berakhir di level 97,856, setelah tertekan di zona merah selama tiga hari perdagangan beruntun sebelumnya.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs
20 November14.097
19 November14.091
18 November14.075
15 November14.069
14 November14.098

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

won kurs tengah bi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top