PR Pemerintah: Dorong IPO dan Selesaikan UU Pasar Modal

Menyambut pelantikan Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan periode keduanya, Direktur Eksekutif AEI Samsul Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah diharapkan bisa meningkatkan partisipasi perusahaan menjadi emiten lewat penawaran umum saham perdana (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  06:26 WIB
PR Pemerintah: Dorong IPO dan Selesaikan UU Pasar Modal
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/2/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mengingatkan bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam lima tahun ke depan.

Menyambut pelantikan Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan periode keduanya, Direktur Eksekutif AEI Samsul Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah diharapkan bisa meningkatkan partisipasi perusahaan menjadi emiten lewat penawaran umum saham perdana (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia.

Selain itu, jumlah investor juga diharapkan bisa terus bertambah karena saat ini porsinya masih kecil dibandingkan total jumlah penduduk.

“PR untuk 5 tahun ke depan adalah meningkatkan partisipasi perusahaan-perusahaan untuk IPO dan juga jumlah investor yang secara persentase dibandingkan dengan jumlah penduduk masih cukup kecil,” kata Direktur Eksekutif AEI Samsul Hidayat kepada Bisnis, Minggu (20/10/2019).

Selain itu, Samsul juga menyinggung bahwa penyelesaian revisi Undang-undang Pasar Modal juga merupakan salah satu agenda strategis yang diharapkan pelaku pasar pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

“Penyelesaian revisi UU Pasar Modal juga merupakan satu agenda strategis yang diharapkan pada periode ke-II kepemimpinan Pak Jokowi,” imbuh Samsul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Indeks BEI

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top