Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspektasi Kesepakatan AS-China Pulih, Wall Street Menguat

Bursa saham AS naik pada hari Kamis (10/10/2019) di tengah harapan bahwa perundingan perdagangan AS-China akan menghasilkan setidaknya sebagian kesepakatan, sementara lonjakan saham Apple juga mendorong pasar.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  06:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham AS naik pada hari Kamis (10/10/2019) di tengah harapan bahwa perundingan perdagangan AS-China akan menghasilkan setidaknya kesepakatan, sementara lonjakan saham Apple juga mendorong pasar.

Juru runding AS dan China bertemu pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak akhir Juli untuk mencoba mencari jalan keluar dari perang dagang yang telah berlangsung selama 15 bulan.

Dow Jones Industrial Average menguat 150,66 poin atau 0,57 persen ke level 26.496,67, sedangkan indeks S&P 500 naik 18,73 poin atau 0,64 persen ke 2.938,13 dan Nasdaq Composite menguat 47,04 poin atau 0,6 persen ke 7.950,78.

Perdagangan after-hours bergairah karena Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan China berjalan "sangat baik hari ini."

Dia telah mengatakan di akun Twitter sebelumnya bahwa dia akan bertemu dengan negosiator top China, Wakil Perdana Menteri Liu He di Gedung Putih pada hari Jumat.

Para pejabat China juga telah mengindikasikan lebih banyak keinginan untuk bernegosiasi, menurut laporan kantor berita pemerintah China, Xinhua, sementara seorang pejabat senior Kamar Dagang AS mengatakan para perunding AS dan China sedang berupaya menuju perjanjian pembangunan kepercayaan.

Sektor saham termasuk energi, keuangan, industri, dan bahan baku mencatat kinerja terbaik terbaik hari ini, sementara indeks Dow Jones Transport Average melonjak 1,3 persen.

"Masih ada beberapa harapan bahwa sesuatu terjadi di sini. Tapi sepertinya sebagian belum selesai," kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB&T Wealth Management, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, Apple Inc melonjak 1,3 persen setelah Longbow Research meningkatkan rekomendasi saham produsen iPhone ini menjadi "beli", menyusul permintaan iPhone 11 yang lebih tinggi.

Pasar saham telah bergejolak dalam beberapa pekan terakhir karena indikator ekonomi yang lemah menunjukkan kontraksi di manufaktur AS dan indikator yang lemah pada aktivitas bisnis, sehingga meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve untuk memerangi perlambatan.

Data pada hari Kamis menunjukkan indeks harga konsumen AS tidak berubah pada bulan September, sementara inflasi yang mendasarinya melemah.

Di antara saham lainnya, Delta Air Lines Inc turun 1,5 persen setelah operator memperkirakan laba kuartal saat ini mengecewakan.

Fokus pasar akan bergeser lebih jauh ke kinerja emiten pekan depan ketika periode pelaporan dimulai. Analis memperkirakan penurunan pendapatan perusahaan sebesar 3,1 persen pada kuartal ketiga dari tahun lalu, berdasarkan data IBES dari Refinitiv.

Pergerakan Bursa saham Amerika Serikat
Indeks LevelPerubahan (persen)
Dow Jones26.496,67+0,57
S&P 5002.938,13+0,64
Nasdaq Composite7.950,78+0,6

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top