Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Itama Ranoraya (IRRA) Akan Melantai di BEI pada 15 Oktober

Sekitar 60% dari dana IPO akan digunakan untuk mengembangkan pusat dan jaringan pemasaran secara bertahap di beberapa kota di Indonesia selama periode 2019-2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  08:36 WIB
Pengunjung beraktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung beraktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Itama Ranoraya akan mencatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 15 Oktober 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (1/10/2019), calon emiten yang bergerak di bidang distribusi alat kesehatan itu, mendapatkan kode saham IRRA. Adapun, harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp374 per saham,

Masa penawaran umum dilakukan mulai hari ini, 2 Oktober 2019, hingga 8 Oktober 2019. Adapun, tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 15 Oktober 2019.

Jumlah saham yang ditawarkan sebesar 400 juta unit. Perseroan telah menunjuk PT BNI Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Dana hasil IPO yang berpotensi diraih perseroan mencapai Rp149,6 miliar. Sekitar 60% dari dana IPO akan digunakan untuk mengembangkan pusat dan jaringan pemasaran secara bertahap di beberapa kota di Indonesia selama periode 2019-2020, sedangkan 40% lainnya untuk memperkuat modal kerja perseroan.

Itama Ranoraya mendistribusikan beberapa perangkat medis seperti Oneject Auto Disable Syringe (ADS), Abbot Diagnostik, TerumoBCT, dan Ortho Clinical Diagnostic. Adapun, pangsa pasar perseroan banyak berasal dari institusi kesehatan swasta. Produk perseroan juga telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo emiten baru
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top