Tensi Perang Dagang Kembali Mereda, Wall Street Ditutup Menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 227,61 poin atau 0,85 persen ke level 27.137,04, sedangkan indeks S&P 500 menguat 21,54 poin atau 0,72 persen ke 3.000,93 dan indeks Nasdaq Composite naik 85,52 poin atau 1,06 persen ke level  8.169,68.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 12 September 2019  |  06:23 WIB
Tensi Perang Dagang Kembali Mereda, Wall Street Ditutup Menguat
Bursa Saham AS - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dipimpin oleh sektor teknologi dan industri menyusul meredanya tensi ketegangan perdagangan AS-China menjelang negosiasi perdagangan bulan depan.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 227,61 poin atau 0,85 persen ke level 27.137,04, sedangkan indeks S&P 500 menguat 21,54 poin atau 0,72 persen ke 3.000,93 dan indeks Nasdaq Composite naik 85,52 poin atau 1,06 persen ke level  8.169,68.

Indeks S&P 500 ditutup di atas angka 3.000 untuk pertama kalinya sejak 30 Juli.

Apple Inc memberikan dorongan terbesar terhadap indeks S&P 500 dan Nasdaq sehari setelah meluncurkan produk iPhone terbarunya dan mengumumkan tanggal peluncuran layanan streaming Apple TV+.

Saham Apple menguat 3,2 persen, sekaligus mengangkat valuasi perusahaan di atas US$1 triliun.

Sementara itu, saham Boeing Co. mendorong indeks Dow Jones setelah membukukan kenaikan harian keenam berturut-turut. Boeing ditutup menguat 3,6 persen.

Kementerian keuangan China mengeluarkan daftar 16 jenis barang impor dari AS yang dibebaskan dari tarif tambahan yang berlaku efektif 17 September mendatang.

Langkah ini dipandang oleh banyak investor sebagai bukti niat baik yang bertujuan menyelesaikan perang perdagangan yang telah menekan ekonomi global dan mengguncang pasar selama berbulan-bulan.

Namun, penasihat senior Gedung Putih mengatakan kepada investor untuk bersabar dalam upaya untuk mengekang harapan untuk pembicaraan perdagangan yang dijadwalkan berlangsung bulan depan di Washington.

"Pasar umumnya masih percaya bahwa kesepakatan nyata mungkin terjadi dan semua langkah oleh Gedung Putih dan China hanyalah taktik negosiasi," kata Tim Ghriskey, analis investasi di Inverness Counsel, Rabu (11/9/2019).

"(Tapi) keyakinan itu berayun setiap hari berdasarkan kicauan dan pernyataan dari China,” lanjutnya, seperti dikutip Reuters.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama indeks S&P 500 ditutup di zona hijau, kecuali sektor real estat.

Produsen chip Micron Technology Inc menguat 2,2 persen setelah Longbow Research meningkatkan rating saham menjadi "beli." Sementara itu, indeks Philadelphia SE Semiconductor naik 1,5 persen.

Perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes A GE Co mencatat penurunan persentase terbesar di S&P 500 sebesar 7,5 persen, menyusul berita bahwa induk perusahaan General Electric akan melepas saham Baker Hughes senilai US$3 miliar.

Pergerakan Bursa saham Amerika Serikat
IndeksLevelPerubahan (persen)

Dow Jones

27.137,04

+0,85

S&P 500

3.000,93

+0,72

Nasdaq

8.169,68

+1,06

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top