Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah Menguat 61 Poin, Mata Uang Asia Variatif

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (10/9/2019) di level Rp14.031 per dolar AS, menguat 61 poin atau 0,43 persen dari posisi Rp14.092 pada Senin (9/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 10 September 2019  |  11:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (10/9/2019) di level Rp14.031 per dolar AS, menguat 61 poin atau 0,43 persen dari posisi Rp14.092 pada Senin (9/9/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.101 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.961 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp140.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau berbalik melemah tipis 5 poin atau 0,04 persen ke level Rp14.040 per dolar AS pada pukul 10.59 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (9/9), rupiah mampu berakhir menguat 0,47 persen atau 66 poin di level Rp14.035 per dolar AS, apresiasi hari perdagangan keempat berturut-turut.

Sebelum berbalik melemah, mata uang Garuda sempat dibuka terapresiasi 5 poin atau 0,04 persen di level 14.030. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.026-Rp14.040 per dolar AS.

Sementara itu, mata uang lain di Asia bergerak variatif cenderung melemah tipis. Ringgit Malaysia, yang terapresiasi 0,19 persen, memimpin penguatan di antara sejumlah mata uang.

Pelemahan yang dialami beberapa lainnya dipimpin peso Filipina yang terdepresiasi 0,18 persen terhadap dolar AS pukul 11.00 WIB (lihat tabel).

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPergerakan (persen)
Ringgit Malaysia4,1710+0,19
Won Korea Selatan1.191,90+0,08
Yuan Onshore China7,1165+0,08
Yuan Offshore China7,1139+0,05
Peso Filipina51,938-0,18
Yen Jepang107,42-0,17
Dolar Singapura1,3808-0,08
Baht Thailand30,652-0,05
Rupiah14.039-0,03
Dolar Taiwan31,217-0,02
Dolar Hong Kong7,8403-0,01

Dilansir dari Bloomberg, mata uang di Asia bergerak stabil, dengan ringgit Malaysia dan yuan China memimpin kenaikan, seiring dengan membaiknya minat terhadap aset berisiko global di tengah meredanya ketegangan perdagangan.

Kepada Fox Business, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pemerintah AS dan China membuat "banyak kemajuan" dalam hal negosiasi perdagangan.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau menguat 0,093 poin atau 0,09 persen ke level 98,374 pada pukul 10.50 WIB.

Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,049 poin atau 0,05 persen di level 98,330. Pada perdagangan Senin (9/9), indeks ditutup melemah 0,11 persen atau 0,113 poin di posisi 98,281.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs
10 September14.031
9 September14.092
6 September14.140
5 September14.153
4 September14.218

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs tengah bi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top