Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Krakatau Steel (KRAS) Tambah Kepemilikan Saham, Ini Alasannya

Setelah transaksi tersebut, jumlah saham KRAS yang dimiliki Silmy Karim menjadi 2,78 juta saham atau 0,014%.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 10 September 2019  |  20:13 WIB
Pekerja memotong lempengan baja panas di pabrik pembuatan hot rolled coil (HRC) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman
Pekerja memotong lempengan baja panas di pabrik pembuatan hot rolled coil (HRC) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim menambah kepemilikan saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Silmy membeli 290.000 saham emiten berkode KRAS dengan harga pembelian Rp342 per saham pada 29 Agustus 2019. Dengan demikian, Silmi merogoh kocek senilai Rp99,18 juta untuk transaksi tersebut.

Adapun, tujuan transaksi itu untuk investasi dan status kepemilikan saham langsung.

Setelah transaksi tersebut, jumlah saham yang dimiliki menjadi 2,78 juta saham atau 0,014%. Sebelumnya, juga dilakukan pembelian 303.000 saham perseroan dengan harga pembelian Rp330 pada 7 Agustus 2019.

Dimintai konfirmasi terpisah, Silmy meyakini kinerja KRAS akan semakin membaik di masa mendatang. Ini seiring dengan langkah perseroan melakukan pembenahan secara internal maupun eksternal.

"Value dari KRAS ke depan akan naik. Maka, kami sedang membenahinya," katanya pada Selasa (10/9/2019).

Pada penutupan perdagangan Selasa (10/9/2019), saham KRAS melemah 0,53% pada level Rp372. Meski demikian, dalam sebulan terakhir saham KRAS telah memberikan imbal hasil 15,53%. Di level itu, perusahaan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp7,20 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham krakatau steel
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top