AKSI EMITEN 5 SEPTEMBER: TELE Rilis Obligasi Rp500 Miliar, Emiten Ritel Kurang Semarak

Berita mengenai PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk yang merilis obligasi serta masih lesunya kinerja emiten ritel menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (5/9/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 September 2019  |  08:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk yang merilis obligasi serta masih lesunya kinerja emiten ritel menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (5/9/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

TELE Rilis Obligasi Rp500 Miliar. Emiten distribusi perangkat gawai, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. membidik dana segar senilai Rp500 miliar melalui penerbitan obligasi untuk refi nancing utang jatuh tempo dan keperluan belanja modal entitas anak.

Emiten Ritel Kurang Semarak. Kinerja emiten ritel, khususnya yang bergerak pada bisnis ritel modern diproyeksikan masih lesu hingga beberapa tahun ke depan. Hal itu disebabkan oleh masih lemahnya daya beli masyarakat.

BEST Belum Kantongi Prapenjualan. Emiten properti PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. belum dapat merealisasikan marketing sales atau prapenjualan seluas 40 hektare sampai dengan Agustus. Investor Relation Bekasi Fajar Industrial Estate Seri mengungkapkan perusahaannya belum dapat membukukan marketing sales sampai dengan saat ini.

Kinerja SSMS Berbalik Rugi.  Emiten perkebunan, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. mencatatkan kerugian Rp4,47 miliar pada semester I/2019, setelah pada periode yang sama tahun lalu mampu membukan laba Rp351,20 miliar.

Bank Mandiri Siapkan Rp150 Miliar. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyediakan pembiayaan khusus untuk mempercepat penerimaan pembayaran dan memperkuat likuiditas mitra PT Timah Tbk

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top