AKSI EMITEN 29 AGUSTUS: Emiten Anak BUMN Semakin Agresif, Anak Usaha CARS Tunda IPO

Berita mengenai rencana ekspansi emiten anak usaha BUMN serta   anak usaha CARS yang menunda IPO menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (29/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  08:53 WIB
AKSI EMITEN 29 AGUSTUS: Emiten Anak BUMN Semakin Agresif, Anak Usaha CARS Tunda IPO
Ilustrasi - Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai rencana ekspansi emiten anak usaha BUMN serta   anak usaha CARS yang menunda IPO menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (29/8/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Emiten Anak BUMN Semakin Agresif. Sejumlah emiten anak BUMN tengah merancang sederet rencana ekspansi untuk menangkap peluang pengembangan usaha ke depan serta menjaga pertumbuhan kinerja keuangan.

Anak Usaha CARS Tunda IPO. Anak usaha PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS) di bidang perbengkelan, yakni PT Meka Adipratama memutuskan untuk menunda gelaran penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang seharusnya dieksekusi bulan depan.

Dampak Pemindahan Ibu Kota: Berkah Mengalir ke Saham Properti? Tiga hari pascapengumuman pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, indeks saham properti justru melesu. Padahal, keputusan pemerintah tersebut digadang-gadang bakal membawa angin segar bagi kinerja saham emiten sektor itu.

BUMI Lunasi Utang Secara Bertahap. PT Bumi Resources Tbk. memproyeksikan sudah melakukan pembayaran hingga US$250 juta untuk pinjaman Tranche A pada Januari 2020. Direktur Bumi Resources Andrew Christopher Beckham mengatakan, perseoran sudah melakukan pembayaran US$145 juta untuk pinjaman Tranche A, hingga Juni 2019.

Menyuling Cuan dari BRPT & TPIA. Kinerja saham PT Barito Pacifi c Tbk. (BRPT) beserta entitas anaknya, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), melaju kencang sepanjang 2019. Sepanjang tahun berjalan, saham BRPT memberikan imbal hasil 90,38%, sedangkan TPIA sudah menguat 46,41%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top