Bappebti, Aspebtindo, dan Bursa Berjangka Selenggarakan Pelatihan Wakil Pialang Berjangka

Kegiatan P4WPB merupakan langkah awal untuk peningkatan mutu wakil pialang berjangka dan standarisasi kompetensi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri perdagangan berjangka komoditas (PBK).
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  16:54 WIB
Bappebti, Aspebtindo, dan Bursa Berjangka Selenggarakan Pelatihan Wakil Pialang Berjangka
Bappebti, Aspebtindo, dan Bursa Berjanga menyelenggarakan program pelatihan bagi wakil pialang berjangka. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi wakil pialang berjangka agar industri perdagangan berjangka komoditas dapat berkembang dengan baik. - Bisnis/Finna U. Ulfah

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti) bersama dengan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) dan Bursa Berjangka menyelenggarakan program pelatihan peningkatan profesi wakil pialang berjangka atau P4WPB.

Ketua Aspebtindo F. Wishnubroto mengatakan bahwa kegiatan P4WPB tersebut merupakan langkah awal untuk peningkatan mutu wakil pialang berjangka dan standarisasi kompetensi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri perdagangan berjangka komoditas (PBK).

"Wakil pialang berjangka yang profesional menjadi sangat penting dikarenakan PBK terus berkembang dan industri harus tetap bisa beradaptasi serta mengikuti alur kemajuan ekonomi lokal dan global," ujar Wishnu saat pembukaan kegiatan P4WPB di Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI), Kamis (8/8/2019).

Dia mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan pelatihan kedua yang dilakukan dalam tahun ini. Adapun, sepanjang tahun pelatihan tersebut direncanakan dilakukan sebanyak 7 kali dengan total peserta pelatihan sebanyak 273 wakil pialang berjangka.

Senada, Ketua Bappebti Tjahya Widayanti mengatakan bahwa peningkatan kualitas dan standar kompetensi tersebut penting sejalan dengan berkembangnya industri, kemajuan teknologi, dan kondisi lingkungan yang strategi.

"Peningkatan kapasitas kemampuan ini juga sebagai daya jual yang tinggi bagi setiap wakil pialang berjangka agar industri PBK bisa berkembang dengan baik," papar Tjahya.

Dengan sinergi antara wakil pialang berjangka yang berkualitas dan juga industri PBK yang adaptif diharapkan dapat menjadi landasan kemajuan industri PBK Indonesia.

Dia juga berharap, kedepannya program peningkatan kompetensi seperti P4WPB dapat terus dilaksanakan dan disesuaikan dengan kebutuhan zaman agar tercipta sebuah kultur industri yang mengedepankan kapabilitas dan kemampuan adaptasi untuk kemajuan ekonomi melalui sektor PBK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bappebti, bursa komoditas

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top