Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Semester I/2019, Pendapatan Indosat (ISAT) Tumbuh 11,08 Persen

Pada semester I/2019, rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk PT Indosat Tbk. sebesar Rp331,89 miliar.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  12:38 WIB
Logo Indosat Ooredoo di kantor pusat PT Indosat Tbk. - Indosat
Logo Indosat Ooredoo di kantor pusat PT Indosat Tbk. - Indosat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indosat Ooredoo Tbk. (ISAT) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,08% dari Rp11,06 triliun pada semester I/2018 menjadi Rp12,29 triliun pada semester I/2019.

Dikutip dari laporan keuangan yang dipublikasikan Selasa (6/8/2019), perseroan mendapat kontribusi terbesar dari lini usaha seluler yakni sebesar Rp9,96 triliun atau tumbuh 15,52% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu yakni Rp8,64 triliun. Sisanya, berasal dari lini usaha multimedia, komunikasi data dan internet sebesar Rp1,99 triliun.

Pendapatan dari lini usaha ini turun 1,04% dari Rp2,01 triliun pada enam bulan pertama di 2018. Lalu, pendapatan perseroan juga berasal dari telekomunikasi tetap sebesar Rp341,82 miliar atau turun 16,76% dari Rp410,64 miliar pada periode yang sama tahun 2018.

Kendati membukukan pertumbuhan pendapatan, ISAT masih harus berupaya menurunkan rugi karena pada semester I/2019, rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp331,89 miliar.

Angka ini telah mengalami penurunan sebesar 52,16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu ketika perseroan membukukan rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp693,76 miliar.

Sebelumnya, TLKM membukukan pertumbuhan pendapatan 7,71% ke Rp69,34 triliun. Sementara itu, EXCL membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 10,95% menjadi Rp12,25 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat kinerja emiten
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top