Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bumi Resources (BUMI) Terpapar Redupnya Batu Bara

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, emiten berkode saham BUMI itu membukukan pendapatan US$481,35 juta. Pencapaian itu turun 14,15 persen dari US$560,72 juta pada semester I/2018.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  06:26 WIB
Lokasi penambangan PT Bumi Resources Tbk - Reuters
Lokasi penambangan PT Bumi Resources Tbk - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— PT Bumi Resources Tbk. membukukan penurunan laba bersih 46,78 persen secara tahunan pada semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, emiten berkode saham BUMI itu membukukan pendapatan US$481,35 juta. Pencapaian itu turun 14,15 persen dari US$560,72 juta pada semester I/2018.

Dari situ, BUMI mengantongi laba bersih US$80,67 juta pada semester I/2019. Realisasi tergerus 46,78 persen dari US$151,72 juta periode yang sama tahun lalu.

Dileep Srivastava, Director & Corporate Secretary Bumi Resources menjelaskan bahwa realisasi harga batu bara lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Kondisi itu disebabkan pasar batu bara yang melemah.

Di tengah kondisi itu, dia menyebut perseroan fokus dalam melakukan optimalisasi biasa dan memaksimalkan penjualan.

“Kami menargetkan volume yang lebih tinggi pada semester II/2019 dan meningkatkan strategi pemasaran,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (31/72/2019).

Pihaknya mengklaim laba operasional perseroan tetap dipertahankan meski pendapatan lebih rendah. Menurutnya, realisasi laba bersih US$80 juta terbilang wajar di tengah kondisi saat ini.

“Bisa saja [laba bersih] lebih tinggi tetapi kami perlu memperhitungkan bunga pinjaman. Kami masih menargetkan 88 juta ton hingga 90 juta ton,” jelasnya.

Sebagai gambaran, BUMI mengincar produksi 88 juta ton hingga 90 juta ton pada 2019. Jumlah itu berasal dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) 60 juta ton dan PT Arutmin Indonesia (AI) 28 juta ton hingga 30 juta ton.

Saham BUMI ditutup pada harga Rp109 per lembar pada perdagangan Selasa (31/7/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi resources kinerja emiten
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top