Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Net Buy Asing Tembus Rp800 Miliar, IHSG Reli Hari Ketiga

Aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing berhasil berlanjut pada perdagangan hari ketiga berturut-turut, Kamis (11/7/2019), sejalan dengan penguatan IHSG.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  17:30 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing berhasil berlanjut pada perdagangan hari ketiga berturut-turut, Kamis (11/7/2019), sejalan dengan penguatan IHSG.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp866,52 miliar, net buy hari ketiga (lihat tabel).

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 1,1 miliar lembar saham senilai sekitar Rp3,45 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,28 miliar lembar saham senilai Rp2,58 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp9,3 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 18,25 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperkokoh penguatannya di level 6.400 pada akhir perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup naik 0,1 persen atau 6,38 poin di level 6.417,07 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (10/7), indeks ditutup dengan kenaikan 0,35 persen atau 22,36 poin di posisi 6.410,68.

Meski dibuka menguat 0,22 persen atau 13,95 poin di posisi 6.424,63 pagi tadi, pergerakan IHSG sempat goyah dan tergulir ke bawah level 6.400.

Namun indeks sukses meraih kembali momentum penguatannya dan memperpanjang reli untuk perdagangan hari ketiga berturut-turut sekaligus level penutupan tertinggi baru sejak 30 April. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.397,22 – 6.434,91.

Menurut Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, kenaikan IHSG di antaranya didorong gelombang capital inflow yang masih terjadi.    

Lima dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin properti (+1,09 persen) dan aneka industri (+0,69 persen). Empat sektor lainnya melemah, dipimpin industri dasar yang turun 1,09 persen.

Dari 650 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 176 saham menguat, 217 saham melemah, dan 257 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 0,89 persen dan 0,42 persen menjadi pendorong utama berlanjutnya penguatan IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
11 JuliRp866,52 miliarNet buy
10 JuliRp357,54 miliarNet buy
9 JuliRp847,25 miliarNet buy
8 JuliRp213,31 miliarNet sell
5 JuliRp150,08 miliarNet sell
4 JuliRp42,02 miliarNet sell
3 JuliRp504,48 miliarNet sell
2 JuliRp912,86 miliarNet buy
1 JuliRp761,86 miliarNet buy
28 JuniRp9,21 triliunNet buy

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top