Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.236, Pelemahan Dolar AS Katrol Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.236 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (20/6/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Juni 2019  |  10:47 WIB
Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.236, Pelemahan Dolar AS Katrol Rupiah
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.236 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (20/6/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.236 per dolar AS, menguat 35 poin atau 0,24 persen dari posisi Rp14.271 pada Rabu (19/6).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau lanjut menguat 27 poin atau 0,19 persen ke level Rp14.243 per dolar AS pada pukul 10.18 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (19/6), rupiah berakhir dengan penguatan 0,39 persen atau 56 poin di level Rp14.270 per dolar AS, apresiasi hari kedua berturut-turut.

Penguatan nilai tukar rupiah hari ini mulai berlanjut dengan dibuka terapresiasi 0,18 persen atau 25 poin di level Rp14.270 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.223-Rp14.250 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,206 poin atau 0,21 persen ke level 96,911 pada pukul 10.10 WIB.

Pergerakan indeks sebelumnya dibuka di zona hijau dengan naik 0,07 persen atau 0,065 poin di level 97,182, setelah berakhir melemah 0,54 persen atau 0,527 poin di posisi 97,117 pada perdagangan Rabu (19/6). 

Dilansir dari Bloomberg, rupiah menguat terhadap dolar AS setelah bank sentral AS Federal Reserve mengisyaratkan kesiapan untuk memangkas tingkat suku bunga acuannya pada Juli.

Seperti yang telah diantisipasi, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 2,25-2,5 persen dalam pertemuan kebijakan moneternya yang berakhir Rabu (19/6/2019) waktu setempat.

Namun, The Fed juga mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga, pertama kalinya sejak 2008, seiring dengan ketidakpastian yang telah meningkatkan kemungkinan pemangkasan suku bunga guna menjaga ekspansi ekonomi AS.

Dari dalam negeri, pelaku pasar selanjutnya menantikan hasil keputusan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia yang akan dirilis hari ini, Kamis (20/6/2019).

Sebanyak 28 dari 34 ekonom dalam survei Bloomberg memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuannya di 6 persen. Adapun enam ekonom lainnya memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs

20 Juni

14.236

19 Juni

14.271

18 Juni

14.334

17 Juni

14.346

14 Juni

14.304

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup